Posts Tagged 'Islam'

Ternyata Pembela LBGT adalah Kaum Murji’ah

Kemarin di Twitter saya nge-tweet berkibarnya bendera pelangi LBGT balai kota DKI dan mengatakan bendera LBGT najis. Yah namanya social media, keterbukaan informasi dan pendapat menjangkau setiap orang. Munculah balasan yang mengatakan saya salah karena menjadi Tuhan dengan menghukumi kaum LBGT. Lho kok?

Kuceng Ireng di Twitter Bendera najis LBGT berkibar di Jakarta memperingati Hari Perdamaian Internasional http t.co FopkT3IjZC

Simak tweet saya, apakah ada yang salah? Dimana letak kesalahan saya? Saya mengatakan najis bendera LBGT karena ada landasannya dimana Allah mengharamkan perilaku kaum Sodom. Nah entah kenapa seseorang yang ngaku “Islam” tapi malah membela LGBT. Apakah dunia ini sudah kebalik?

Pembela LGBT itu menyuruh saya open mind (berpikir terbuka) untuk menerima mereka apa adanya dan tidak menghukuminya. Ditambah lagi dia berkata jika Islam akan punah kalau mempunyai pikiran seperti saya. Waduh? Bukannya kebalik? Justru Islam akan punah jika menerima kaum LGBT sebagai sesuatu yang tidak berdosa. Tidakah kau ambil pelajaran dari bagaimana Allah ‘azza wa jalla menghancurkan kaum nabi Luth ‘alaihissalam dengan menimbun mereka dengan batu yang panas.

Ternyata usut punya usut alasan dia mendebat aku dikarenakan aku menjadi Tuhan dan menghakimi orang. Lho kok? Sejak kapan aku menjadi Tuhan dan menghakimi seseorang. Aku mengatakan najis kepada bendera kaum LBGT karena ada dasarnya, dimana sudah jelas dan terang jika homoseksual dan kelainan seksual dalam Islam itu haram hukumnya, dan ancamannya adalah neraka. Aku jelas tak menghakimi mereka, tapi Allah ‘azza wa jalla yang menghakimi sebagai pelaku dosa besar. Dan kewajiban ku menyampaikan bahwa LBGT itu haram, kok aku malah dituduh menjadi tuhan dan menghakimi seseorang, itu konyol.

Karena semakin ngawur aku nasehati dia agar belajar agama Islam lagi biar pintar. Eh dia menolak karena aku bukan ulama terkenal. Aku balas, dia aku suruh tanya ke ustad Yusuf Mansur, Arifin Ilham dan Bachtiar Nasir apakah LGBT boleh dalam Islam atau tidak? Kau tahu apa jawabannya?

Dia tahu kalau ustadz YM, Afirin dan Bachtiar Nasir anti LBGT dan dia mengakui dirinya juga anti LBGT, tapi anehnya dia malah membela LBGT. Anehkan?

Lanjut dia menuduh aku menghardik kaum LGBT lewat kata-kata najis. Lho dari awal aku mengatakan bendera LBGT najis bukan personal / individu.

Dia membalas katanya itu cuma bendera pelangi saja dan ciptaan barat, gak ada maksud apa-apa. Aku balas dengan menyuruh dia membuka Wikipedia tentang Rainbow Flag, dan jelas bendera pelangi itu bendera kaum LBGT dimana “The rainbow flag, commonly the gay pride flag and LGBT pride flag, is a symbol of lesbian, gay, bisexual, and transgender (LGBT) pride and LGBT social movements.”

Sudah jelas dan terang bahwa bendera pelangi itu simbol dari kaum nabi Luth ‘alaihissalam yang diazab oleh Allah ‘azza wa jalla, kenapa masih juga dibela?

Akhirnya, namanya juga orang salah kalau kepepet pakai jurus lari dengan mengatakan jika keluarga ku ada yang berperilaku LBGT. Nauzubillah min zalik.

***

Esoknya aku belajar tentang murji’ah bagaimana pemikiran-pemikiran mereka, ternyata ciri-ciri kaum murji’ah mirip pembela kaum LGBT di Twitter yang mendebat aku kemarin. Salah satu pemikiran murji’ah seperti;

“Menangguhkan hukum perbuatan seseorang sampai di hadapan Allah S.W.T golongan ini memang berpendapat bahwa muslim yang berbuat dosa besar tidak di hukum kafir, tetapi tetap mukmin, mengenai dosa itu, bisa pula tidak, semuanya merupakan urusan Allah SWT”,

yang aku ambil dari Makalah tentang Aliran Murji’ah. Dan ciri-cirinya seperti;

  1. Menganggap melakukan maksiat adalah hal yang biasa tidak mempengaruhi dosa maupun siksa, yang penting adalah Iman semata kepada Allah. Yang penting masih bersyahadat.
  2. Meletakkan pentingnya iman daripada amal
  3. Menyerahkan keputusan Allah atas orang muslim yang berdosa besar
  4. Memberikan pengharapan kepada muslim yang berdosa besar untuk memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah.

Bagaimana? Samakan? Dengan pemikiran murji’ah seseorang boleh melakukan dosa yang penting beriman. Tentu pemikiran itu sesat, bagaimana mungkin seseorang pelaku dosa dibiarkan terus berperilaku dosa tanpa ada hukumannya. Dan jelas hukuman bagi pelaku LBGT adalah dilempar dari bangunan tinggi bahkan dibakar, bukan malah dibiarkan biar tobat. Justru dengan penerapan hukuman dilempar dari atas gedung membuat pelaku LGBT kapok, karena takut sehingga mereka tidak berbuat perbuatan haram itu.

Ambil contoh seperti ini ada hukuman bagi pengendara tidak pakai helm standard didenda penjara 3 bulan dan denda 1 juta. Jika polisi tidak menerapkan hukum itu, dan menganggap mengendarai motor tidak pakai helm tidak apa-apa asal tidak nabrak. Justru itu malah membuat pengendara motor lainnya ikut tidak pakai helm. Tapi ketika hukuman itu ditegakkan dengan keras, tanpa dikomando pengendara motor akan menggunakan helm karena takut di penjara dan didenda.

Lihatlah sekarang di Indonesia ketika kebebasan informasi dibiarkan bebas tanpa kontrol dan umat Islam tidak menerapkan syariat Islam. Kaum LBGTI di Indonesia berkurang atau bertambah? Justru bertambah karena tidak ada hukuman bagi mereka atas perilaku menyimpang mereka. Di tahun 1990 hanya Emon yang berperilaku banci di televisi, sekarang banyak bahkan penontonnya ikut menjadi laki-laki tulang lunak.

Toh dalam Islam, seseorang bisa masuk ke surga ada 2 syarat yaitu beriman dan bertaqwa, bukan beriman dan berdosa. Beriman tapi tak bertaqwa mencontoh kaum nabi Musa ‘alaihissalam, disuruh menyembelih Sapi dan jihad malah tidak mau. Sedangkan tidak beriman tapi bertaqwa mencontoh kaum nabi Isa ‘alaihissalam, bagaimana mereka beribadah mengalahkan orang Islam tapi malah menyembah berhala.

Di dunia ini banyak agama Monoteisme selain Islam, bukan berarti mereka Muslim / bertauhid, tetap mereka itu kafir. Karena mereka tidak menggunakan syariat-syariat Allah ‘azza wa jalla yang telah ditetapkan dalam Al Qur’an dan Sunnah untuk menyembah-Nya. Nah sekarang kaum murji’ah pembela LBGT kamu ikut syariat Allah ‘azza wa jalla atau mengikuti hawa nafsu mu?

Wallahu ‘alam.

Advertisements

Mencari Informasi Jatuhnya Raqqah ke Tangan ISIS

Pagi-pagi sudah tergelitik, bagaimana caranya IS (Islamic State) bisa menjadikan kota Raqqah, Suriah, menjadi ibu kotanya. Karena penasaran saya mencoba menjadi tahu kejadian itu nanti saya akan ulas lebih mendalam. Fokus dalam artikel ini saya hanya mencari sumber-sumber informasi yang tepat dan akurat tentang jatuhnya kota Raqqah ke tangan IS.

http://www.wartaperang.com/2014/08/isis-merebut-benteng-terakhir-militer.html

http://shoutussalam.org/2013/11/daulah-islam-iraq-dan-syam-merubah-kota-liberal-raqqa-menjadi/

http://www.sunnahcare.com/2013/09/raqqa-telah-jatuh-ke-tangan-mujahidin.html

https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Raqqa

https://pietervanostaeyen.wordpress.com/2013/03/07/the-fall-of-ar-raqqa-to-jihadism-jabhat-an-nusra-harakat-ahrar-as-sham/

http://www.understandingwar.org/backgrounder/opposition-takeover-al-raqqa

http://english.al-akhbar.com/node/17550

Ulasan Video Propaganda IS/ISIS “Return of the Gold Dinar”

Sekali lagi IS (Islamic State) membuat video propaganda yang sensasional berjudul The Rise of the Khilafah, Return of the Gold Dinar, yang artinya Bangkitnya Khilafah dan Kembalinya Emas Dinar, Senin 31 September 2015. Sebelumnya pada bulan September tahun lalu (2014), IS juga menyebarkan video propaganda yang berjudul Flame of War (Kobaran Api Peperangan). Sepertinya IS membuat video propaganda berdurasi panjang hanya di bulan September, mungkin ini bertepatan dengan tragedi hancurnya gedung WTC (World Trade Center), Amerika, karena dihantam 2 pesawat.

vlcsnap-2015-09-04-16h51m44s272

Video yang berdurasi 54:58 menit itu pertama kalinya diunggah pada situs Archive dan berhasil disebarluaskan dengan cepat melalui sosial media. Dimana sosial media terutama Twitter, merupakan cara yang paling efektif dalam menyampaikan berita, selain itu akun-akun simpatisan IS sangat banyak dan tidak kenal kata menyerah. Dalam surat kabar online, New York Times, Twitter mengatakan jika per harinya mereka telah memblokir 1.000 akun simpatisan IS hanya untuk menghentikan aksi mereka. Angka 1.000 bukanlah sedikit, dimana untuk membuka akun baru di Twitter memerlukan konfirmasi nomer handphone. Dan sampai detik ini, di timeline saya masih banyak akun-akun IS yang nge-tweet aktivitas mereka.

Di awal video “Return of the Gold Dinar” ada seseorang yang sedang Adzan dengan lantunan Adzan yang indah, disambut dengan narator yang membacakan kisah-kisah dalam sejarah Islam. Selain itu, dalam video menggambarkan bagaimana kekalahan Amerika perang di Iraq, digambarkan dengan tentara-tentara yang kesakitan akibat terluka, penggantungan tentara Amerika di Fallujah, runtuhnya gedung WTC dan ledakan-ledakan bom IED yang menghantam mobil Humvee.

Video dibagi menjadi 4 bagian, bagian pertama pembukaan seperti yang saya katakan sebelumnya, bagian kedua narator menjelaskan bahaya riba dan uang kertas, bagian ketiga menjelaskan keunggulan mata uang IS (Dinar, Dirham dan Fulus) serta testimoni penduduk tentang Dinar, bagian terakhir (keempat) tentara IS menjelaskan mereka bertempur bukan untuk uang dan tanah, tapi untuk meninggikan kalimatullah, ditutup dengan nasheed (lagu) berbahasa Inggris.

vlcsnap-2015-09-04-16h52m10s337

Bagian kedua IS memulai dengan salah satu ayat dalam Al Qur’an yang mengkisahkan penduduk Madyan, umat nabi Syuaib, yang dimana mereka hancur karena sistem perdagangan mereka yang penuh tipu daya. Sehingga penduduk Madyan harus menerima azab Allah karena telah berperilaku zalim dengan mengurangi timbangan dalam jual beli. IS mencoba menggambarkan kondisi yang terjadi sekarang ini, terutama sistem mata uang di dunia seperti yang dilakukan penduduk Madyan. IS mengatakan uang kertas yang selama ini berlaku adalah uang palsu (bukan uang sebenarnya) dimana nilainya setiap tahunnya turun, yang mengakibatkan inflasi (harga-harga naik).

IS menawarkan sistem mata uang baru yaitu dari emas dimana telah digunakan oleh raja-raja dahulu, sejak zaman firaun sampai berakhir dengan dikenalkannya uang kertas. IS menjelaskan tujuannya akan kehancuran uang kertas sangat baik dan tertata, berawal dari sejarah dilanjutkan dengan apa yang terjadi saat ini dan mendiskripsikan apa yang terjadi kedepan, yaitu kehancuran uang kertas.

vlcsnap-2015-09-04-16h52m28s528

Bagian ketiga IS menjelaskan keunggulan-keunggulan Dinar Dirham, dan menjelaskan legistimasi uang kertas melalui Al Qur’an dan hadist. Mereka membuat film proses bagaimana membuat Dinar Dirham dan menjelaskan tidak ada pengurangan dalam mata uang mereka, mereka mencetak Dinar 4.25 gram dan ditimbang ditempat lain dengan nilai yang sama, 4.25 gram. Mereka mencoba menjelaskan dalam pembuatan Dinar tidak ada pengurangan nilai, tidak seperti kertas yang nilainya selalu turun, itulah yang mereka sebut zalim, yang berarti tidak melanggar hak orang lain.

IS memperkenalkan uang Dinar mereka kepada masyarakat yang telah direncanakan setahun lalu, banyak testimoni-testimoni yang mengatakan keunggulan Dinar dan mereka menyukainya. Salah satu testimoni yang paling aku suka dalam video ini adalah, kakek yang mengatakan “(Dinar) Lebih baik dari uang kertas”. Ada juga seorang pedangan perhiasan emas, mengetes IS yang mengatakan berat Dinar 4.25. Pedagang emas langsung menimbang Dinar ternyata beratnya 4.25,9 ia pun senang dengan kejujurannya.

vlcsnap-2015-09-04-16h54m13s195

Bagian keempat adalah bagian yang aku suka, karena berakhir dengan lagu berbahasa Inggris yang berjudul “For sake of Allah”. Entah bagaimana IS bisa membuat video yang penuh ledakan-ledakan tapi pas dengan lagunya, gila. Sebelum lagu dimulai, salah satu tentara IS menjelaskan legistimasi mereka dalam berperang, dan mengajakan umat Islam untuk bersatu di dalam barisan mereka. Mereka mengatakan cara inilah (jihad) adalah satu-satunya jalan untuk mengembalikan kejayaan Islam pasca runtuhnya kekhalifahan Ottoman dalam perang dunia I.

vlcsnap-2015-09-04-16h51m00s670

***

Saya katakan, video yang mereka buat sangat sempurna dengan kualitas gambar istimewa, selain itu musik background sangat menggambarkan kondisi yang ingin disampaikan oleh narator. Bahkan saya berani mengatakan kualitas film produksi IS lebih baik dari film-film Holywood. Saya memberi nilai 9/10, kurang 1 karena penjelasan tentang sejarah pada bagian 2 terlalu rumit dan panjang bagiku.

Tapi yang perlu diketahui dari video propaganda ini, sejak tahun 2014 IS merencanakan untuk mengganti uang kertas dengan Dinar dan Dirham. Saya selalu bertanya-tanya darimana mereka akan mendapatkan emas, sedangkan wilayah mereka bukan penghasil emas. Dalam video terungkap, IS menjual minyak mereka dengan imbalan emas, bukan dollar seperti yang dilakukan negara-negara lain. Pantas saja dalam 1 tahun mereka bisa membuat Dinar untuk menggantikan uang kertas dimana membutuhkan emas yang banyak. Toh dunia saat ini membutuhkan minyak sebagai roda penggerak mereka, IS dapat memanfaatkan situasi itu.

Tidak Ada Kemuliaan Sedikitpun

‘Abdur-Rahmān bin Jubair bin Nufayr meriwayatkan bahwa ayahnya berkata, “Ketika tanah Siprus ditaklukkan, orang-orang mulai membagi tawanan. Mereka dipisahkan di antara mereka sebagai tawanan yang saling menangisi satu sama lain. Maka Abu Dardā’ pergi ke sampingnya. Ia kemudian duduk di atas tanah dan menangis.

Kemudian Jubair bin Nufayr datang kepadanya dan berkata, ‘Apa yang membuatmu menangis, wahai Abu Dardā’? Apakah engkau menangis pada hari di mana Allāh telah memuliakan Islam dan ummatnya serta mempermalukan agama kufur dan kaumnya?’

Lalu ia menjawab, ‘Semoga ibumu berduka atas kematianmu, wahai Jubair bin Nufayr! Betapa hina orang-orang di hadapan Allāh jika mereka meninggalkan perintah-Nya. Apakah mereka bukan bangsa yang nyata dan kuat yang dapat mempertahankan kaumnya? Mereka berkuasa sampai mereka meninggalkan perintah Allāh, sehingga akhirnya mereka seperti apa yang engkau lihat saat ini. Sungguh ketika perbudakan menimpa suatu kaum, maka mereka telah melupakan nikmat Allāh, sehingga Allāh tidak membutuhkan mereka’” [Sunan Sa’īd bin Mansūr].

Membaca cerita di atas sungguh saya sehati dengan Abu Dardā, beliau bisa melihat yang tidak bisa dilihat kebanyakan umat islam sekarang ini. Abu Darda menangis bukan karena kasihan terhadap tawanan Siprus yang akan dijadikan budak, tetapi menangis karena betapa beruntungnya menjadi seorang muslim sehingga dimuliakan الله عز وجل dan tidak menjadi seperti orang-orang kafir mendapatkan kehinaan di hadapan الله عز وجل

Jika orang kafir hidup, mereka diperangi sampai mereka tunduk kepada syariat Islam dengan membayar jizyah, dan jika orang kafir mati sungguh mereka akan dilemparkan ke adalam neraka Jahanam yang berapi hitam dan panasnya jika 1 tetes api neraka jatuh ke dunia, niscaya hancur semua apa yang ada di dunia ini dan di dalam Jahanam mereka tidak mati dan tidak hidup.

Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. QS 35 ayat 36

Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.QS 20 ayat 74

Sungguh tak ada kemuliaan sedikitpun ketika seseorang telah dimasukan ke dalam Jahanam karena perbuatannya sendiri, di dalamnya mereka tidak hidup dan tidak mati. Mereka di siksa sampai sampai tak merasakan lagi nikmatnya hidup dan mereka disiksa tak membuat mereka mati untuk mengakhir siksa yang pedih itu.

Mengingat kisah nabi Nuh عليه السلام yang berdakwah untuk menyembah الله عز وجل saja selama 950 tahun ditolak kaumnya, betapa sabar nabi Nuh عليه السلام untuk mengajak kaumnya beriman. Tapi mereka (orang-orang kafir) malah meminta didatangkan azab, akhirnya nabi Nuh عليه السلام berdoa kepada الله عز وجل

“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir. QS 71 ayat 26-27

Sehingga الله عز وجل mendatangkan banjir yang membuat binasa semua orang kafir yang tinggal di atas bumi. Selain itu الله عز وجل berfirman kepada nabi Nuh عليه السلام ketika nabi Nuh عليه السلام meminta pertolongan الله عز وجل untuk menyelamatkan keluarganya.

“Wahai Nuh! Sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu, sesungguhnya perbuatannya tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu agar kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.”  QS 11 ayat 46

Sungguh tak ada kemuliaan sedikitpun ketika seseorang menjadi kafir, tak peduli berapa banyak jumlah orang-orang kafir di dunia, jika الله عز وجل menghendaki niscaya binasalah mereka semua. Semua yang mereka usahakan di dunia ditinggalkan begitu saja dan berhala-berhala yang mereka sembah dahulu juga tidak dapat membantu mereka sedikitpun. Bahkan persaudaraan sedarah akan putus jika menjadi kafir, saudaranya yang beriman tak bisa sedikitpun membantunya, itu semua karena mereka ingkar kepada الله

Ingatlah juga kisah nabi Luth عليه السلام dimana penduduknya menyukai hubungan sesama jenis. Hampir sama dengan kisah nabi Nuh عليه السلام , orang-orang kafir ini meminta azab disegerakan

Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”. QS 29 ayat 29

Sehingga dibolak-balikanlah tempat orang-orang kafir berpijak dan ditimpalah mereka dengan batu panas, sebagai azab karena tidak mendengar perintah الله عز وجل

Maka ketika datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tidaklah jauh dari orang-orang yang zalim.” QS 11 Ayat 82-83

Istri nabi Luth ikut di azab karena kekafirannya dan mengolok-olok dakwah suaminya yang mulia nabi Luth عليه السلام. Istri nabi Luth dan istri nabi Nuh memilih kafir dari pada beriman, sehingga mereka diseret kedalam Jahanam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di dunia, di sana mereka tidak hidup dan tidak pula mati.

Allah membuat istri Nuh dan istri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya), “Masuklah ke dalam Jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam).” QS 66 ayat 10

Cukuplah 3 kisah tadi menjadi pelajaran bagi kita, sesungguhnya tidak ada kemuliaan sedikitpun bagi orang-orang kafir, baik di dunia dan di akhirat. 3 kisah mulia yang menggoncangkan jiwa dan mengubah sudut pandang kita, semoga kisah tadi menambah keimanan kita. Aamiin.

Bagaimana harta dan kedudukan mereka dia dunia? Bukankah itu kemuliaan?

Bukan itu sama sekali bukan kemuliaan, ingatlah ayat ini

Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. QS 9 ayat 55

Saya bersyukur menjadi seorang muslim, walaupun orang kafir dan munafik memandang rendah, sungguh berpegang teguh terhadap tali الله عز وجل lebih mulia dari pada tertipu tipu daya setan.

Sumber

[1] Budak Wanita atau Pelacur?
[2] Kisah Nabi Luth ‘alaihissalam
[3] Kisah Nabi Nuh’alaihissalam (bagian – 01)

Ali Bin Abi Thalib Menutup Rapat Rapat Pintu Kekuasaan

Setelah kematian Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم para sahabat berkumpul untuk menentukan siapa pemimpin umat Islam agar urusan agama ini tetap kokoh di jalan الله. Ketika pemilihan itu Abu Sufyan membujuk Ali bin Abi Thalib untuk menjadi khilafah menggantikan Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم, tapi Ali bin Abi Thalib menjawab ajakan itu dengan berkata,

“Wahai Abu Handhalah, Anda telah mengajak saya untuk melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan kepribadian saya, tidak pula dengan watak saya. Saya telah menutup rapat rapat pintu itu, dan tidak akan melayani Anda!”

Itulah Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه, sifat zuhudnya dapat meredam nafsunya untuk mendapatkan kekuasaan, sementara di sana ada Abu Bakar, Umar dan Ustman yang lebih pantas memikul tanggung jawab itu.


Blog Stats

  • 232,359 hits
Advertisements