Archive for the 'Out of Topic' Category

Rencana Membangun Bisnis Blog Kesehatan

Waktu menjelang pukul 11 malam, saat yang tepat untuk mencari ide bisnis. Suasana yang tenang dan udara sejuk sangat mendukung untuk melakukan hal itu.

Bisnis air mineral dan gas sudah menampakan hasilnya, pelanggan mulai banyak. Terlebih lagi banyak pelanggan yang mau beralih ke Bright Gas 5 kg.

Tahun 2017 saya berencana untuk mencari uang $, lewat menulis artikel. Seperti yang pernah saya lakukan dulu, walapun gagal karena keterbatasan ilmu dan finansial. Tapi cita-cita membuat blog berbahasa Inggris tak kunjung padam.

Dulu pernah mencoba membayar karyawan tapi hanya berjalan 1 bulan, hahaha. Ternyata membayar karyawan tak semudah yang aku kira. Ditambah lagi, saya menerima lamaran mereka yang tidak sesuai bidangnya.

Kini sudah berbeda, finansial dan pengalaman yang gagal dulu sudah bisa menjadi modal utama ku. Tentunya aku tidak mau terjebak dalam kesalahan yang sama lagi seperti dahulu. Kini rencana ku lebih matang, tinggal eksekusinya saja.

Advertisements

Oase di tengah Kebun Tebu Madiun

Di belakang rumahnya, tepatnya 5 meter dari jarak tembok rumah ku terdapat hamparan luas kebun tebu yang sudah ada sejak aku kecil. Bertempat tinggal di Madiun, dimana di daerah seputaran Madiun saja ada 4 pabrik gula yang masih aktif. Karena itulah di Madiun sangat mudah mendapati kebun-kebun tebu. Tapi sayang akhir-akhir ini banyak pembangunan perumahan yang memakan kebun-kebun tebu, salah satunya di belakang rumah ku.

Sejak hilangnya kebun tebu yang paling aku rasakan adalah hilangnya binatang-binatang liar seperti Bajing, burung Bubut, Ular dan Elang. Dulu waktu kecil saat kebun tebu belum menjadi perumahan, keluarga ku memelihara Ayam di samping rumah. Masih ingat di kepala ku, Ayam-Ayam peliharaan ku hampir setiap bulan selalu hilang satu dikarenakan dimangsa Garangan, Ular dan Elang. Tapi sekarang tak ada lagi kisah-kisah seperti itu lagi, kalaupun Ayam ku hilang sudah jelas pelakunya adalah manusia, bukan hewan.

Sudah lebih dari 1 tahun, di samping rumah ku ada sebuah rumah yang baru dibangun, sederhana tak begitu besar. Dimana rumah itu membuang air cuci dan mandi ke halaman belakang rumah ku. Awalnya aku tak peduli, karena toh air itu bukan dibuang ke tanah ku, tapi tanah milik pabrik Gula Kanigoro. Tapi akhir-akhir ini aku lebih peduli.

Kepedulian ku terhadap pembuangan air ketika Madiun mengalami musim kemarau. Saat musim hujan, belakang rumah ku hijau royo-royo seperti hamparan surga di belakang rumah. Tapi saat musim kemarau, semua itu sirna. Rumput-rumput yang dulunya hijau dan segar, serta enak dipandang mata. Kini menjadi mati dan tak sedap lagi untuk dipandang, tanah menjadi tandus dan keras.

Hampir setiap memandang aku mendapati tanaman yang mati karena musim kemarau yang panasnya menyengat kulit. Tapi ternyata ada suatu tempat dimana, rumput-rumput masih hijau subur. Tempat itu dimana? Ya tepat sekali, di wilayah yang setiap harinya terkena air buangan tetangga ku.

Akhirnya memanfaatkan kesempatan, tempat itu aku tanami terong, kacang-kacangan dan ketela. Alhamdulillah, tanaman ku tumbuh subur dan tinggi. Agar belakang rumah ku kembali hijau, akhirnya aku luaskan area aliran air alhasil belakang rumah menjadi hijau. Tanaman bayam tanpa aku sadari juga tumbuh di sana.

Tak hanya tumbuh-tumbuhan yang subur, tapi umat nabi Sulaiman, hewan-hewan yang masih tinggal di kebun Tebu sering muncul di belakang rumah. Mereka seperti Kadal, Kucing, burung Gemak, bahkan Ular kini sering mendatangi halaman rumah ku hanya untuk sekedar mencari minum.

Tak habis akal, belakang rumah sering aku tebar makanan burung yang aku ambil dari kakak ku, yang kebetulan hobi pelihara burung. Makanan itu aku tebar agar burung-burung Gereja mau turun ke belakang rumah untuk memungut makanan gratis itu. Sekarang otomatis, belakang rumah menjadi lebih ramai. Burung-burung Kutilang, Pentet, Dara dan banyak sering hinggap pohon belakang rumah.

Di belakang rumah juga ada dua pohon Pepaya, dimana setiap waktu panen sengaja tidak aku ambil buahnya hanya untuk menjadi makanan para burung.

Rencananya aku mau buat sebuah kolam besar berisi ikan Molly di belakang rumah yang luas. Diharapkan menjadi sebuah oase di tengah kebun Tebu, oase yang kecil dari air buangan rumah saja bisa menyuburkan suatu wilayah dan mendatangkan hewan-hewan, bagaimana dengan oase yang besar dan dirawat dengan baik. Tapi yang disayangkan, saya masih belum mendapati hewan Garangan dan burung Bubut yang mampir ke belakang rumah, mungkin sudah punah.

Iraqi Air Force Dropped 3 Bomb Barrels and Destroyed Hospital in Fallujah

At Least 25 civilians found dead as 3 bomb barrels exploded a hospital in Fallujah, very likely doer is Iraqi air force. In 13 August 2015 , the bomb dropped by Iraqi air force to fight against Islamic state controls the area and unintentionally hit the hospital wherein women and child treated. The toll buried alive with hospital ruins with horrible condition, skin burnt and head break wherefore 3 bombs explode with heat to 100 degrees which can boiled water quickly.

It’s not first time Iraqi armies kill civilians when attacked Islamic state, the armies supported by U.S. killed a journalist with air strike when she thralled in an arsenal. But U.S. government denies it, and released official statement verily the journalist dead because raped by the leader of Islamic state.

Memfasilitasi Balapan Liar di Madiun

‘Blayeran’ sepeda motor dengan knalpot ‘bedelan’ yang bikin telinga sakit menandakan aksi drag race ilegal akan dimulai. Dengan kecepatan lebih 100 km / jam pembalap bergaya bak Valentine Rossi. Tak peduli siang hari, dimana matahari tepat di atas kita, mereka tetap menggeber ‘sepeda motor pretelannya’.

Walaupun pembalap sempat terjatuh ‘nyasak’ di rerumputan, sambil teriak-teriak kesakitan karena waktu menggeber motor dia melihat kebawah dan tidak disadari ia keluar jalur. Kejadian itu tak membuat kapok mereka, tangan, bahu, tulang belakang dan leher pernah patah masih tak membuat kapok mereka.

Pernah suatu hari masyarakat sekitar memperingatkan mereka, apa daya ego anak muda tidak mudah ditaklukan. Masyarakat juga mencoba cara lain dengan melaporkannya ke pihak berwajib (polisi), atas dasar mengganggu ketenangan masyarakat dan tidak memiliki ijin usaha. Akan tetapi, pihak berwajib terbentur akan kekuatan besar, karena salah satu pemilik bengkel itu adalah anak walikota madiun.

Selain drag race, mereka juga sering mabuk-mabukan. Pernah ada seseorang yang motornya rusak, ia coba diservis dibengkel tapi, eeh mereka malah menservis motornya dengan mabuk, akhirnya motornya ya diservis asal-asalan.

Itu adalah sepenggal kisah nyata yang terjadi di Madiun, dialami sendiri oleh sumber terpercaya. Dampak yang dibuat oleh kenakalan remaja ini memang harus segera diatasi. Jika tidak segera diatasi, akan serumit permusuhan antar perguruan silat.

Dukungan Kapolresta Madiun Atas Dibangunnya Sirkuit

Saya sebagai walikota Madiun online sangat mengapresiasi atas dukungan Kapolresta Madiun tentang dibangunnya sirkuit di Madiun.

Dukungan dari Kapolresta Madiun membuktikan pihak berwenang peduli akan masalah ini. Pembangunnan sirkuit akan menekan tidak ilegal anak-anak muda untuk balapan liar di jalanan. Selama ini anak-anak muda susah mendapatkan fasilitas untuk balapan, oleh karena itu mereka memilih pamer aksi di jalanan yang ‘sepi’.

Di jalanan mereka adu kecepatan siapa yang paling cepat dengan bumbu gengsi dan taruhan. Walaupun mereka memilih tempat yang sepi, jalanan yang mereka gunakan bukanlah standar untuk balapan drag race. Standar yang kurang mengakibatkan faktor keselamatan juga berkurang, ada beberapa terjungkil dari sepeda motor karena ada lubang di jalan.

Potensi cidera parah dan kematian menghantui mereka, mereka tidak peduli akan keselamatan diri. Bak Gatotkaca ‘otot kawat, tulang besi’, mereka balapan tanpa helm dan jaket. Padahal berkiblat pada balapan MotoGP, pembalap yang diwajibkan menggunakan pengaman berstandar tinggi tetap saja jika kecelakaan terjadi potensi cidera dan kematian masih besar, kasus tewasnya Simonceli bisa menjadi renungan.

Dari sini kami pemerintah Madiun Online memutuskan untuk membuat sebuah sirkut di Madiun. Sirkuti yang memenuhi standar balapan dan dapat meningkatkan pendapatan negara.

Pembangunan Sirkuit Berprofit Tinggi

Tak bisa dipungkiri selama ini arena sirkuit untuk memuaskan hasrat pembalap-pembalap di Madiun memang tidak ada. Kalaupun ada, yang ‘katanya sirkuit madiun’ di bantaran kali tidak memenuhi standar sirkuit. Sirkuit Madiun yang terletak di bantaran kali Madiun ternyata tak ubahnya sirkuit mainan, bahkan untuk balapan sepeda pun tidak cocok.

Dibangunnya sirkuit ini diharapakan menurunkan tingkat kenakalan remaja anak-anak muda dan dapat mendulang rupiah disana. Berikuti ini blueprint pembuatan sirkuit drag race di Madiun.

    • Rancangan Sirkuit Standar Untuk Balapan
      Hal pertama yang akan kami lakukan adalah membuat desain sirkuit yang akan dibuat, kita akan fokus sirkuit untuk drag race. Sikuit ini didesain untuk drag race motor dan mobil untuk mengantisipasi tren yang akan datang dan menarik penyelengara balapan drag race mobil juga.
    • Masyarakat Madiun Harus Berpartisipasi
      Pemerintah Madiun tentunya tidak bisa membuat rancangan ini, oleh karena itu partisipasi masyarakat Madiun sangat dibutuhkan. Pasti ada teknisi-teknisi yang menguasai tentang pembuatan arena balap sehingga biaya anggaran bisa diminimalisir.Masyarakat Madiun yang punya banyak pengalaman tentang balapan, diharapkan ikut menyumbang ide. Mereka diharapakan dapat membantu apa kekurangan dan kebutuhan untuk arena balap yang cocok untuk mereka.
    • Gratis Menjajal Sirkuit Balap
      Agar warga Madiun dapat merasakan sirkuit balapnya secara gratis, mereka harus memiliki ijin usaha atau lisensi balap. Itu ditujukan agar dapat mengkontrol dan memonitor badan usaha yang memiliki balap dan para pembalap. Selain itu agar ada sebuah tanggung jawab jika ada sesuatu yang tidak diinginkan.
    • Lomba Balap Setiap 3 Bulan
      Demi menjaring potensi pembalap muda akan diadakan balapan setiap 3 bulan. Selama ini kami melihat banyak anak-anak muda yang berpotensi menjadi pembalap kelas nasional.Dalam lomba itu masyarakat ditarik biaya untuk melihat balapan drag race, selain itu kami akan melegalkan taruhan dimana dimana penonton dapat bertaruh di tempat yang disediakan. Mereka hanya diperbolehkan pasang taruhan sekali, agar tidak ketagihan taruhan. Taruhan di luar yang kami berikan akan ditindak tegas.

      Pendapatan yang didapat akan dialokasikan salah satunya di pendidikan anak-anak muda tentang keselamatan berkendara di jalan. Sehingga kedepan tidak ada lagi anak muda yang balapan di jalanan umum dan patuh terhadap aturan lalu lintas.

    • Alternatif

      Jika ada kendala biaya dalam waktu dekat, pembuatan sirkuit drag race bisa ditunda dengan menjadikan jalan raya sebagai arena drag race. Yang terpenting adalah anak-anak muda ada tempat berekpresi dahulu agar tidak bertindak sewenang-wenang di jalanan umum.

Demikian yang dapat kami lakukan untuk mencegah balapan liar di jalan dan rancangan pembangunan sirkuit di Madiun. Diharapkan pertisipasi masyarakat Madiun untuk desain sirkuit dan ide-ide untuk mengurangi balapan liar silahkan berkomentar di bawah, kita akan diskusikan solusi apa yang terbaik.

Salam balapan legal dan aman

Mengatasi Bentrok Antar Perguruan Pencak Silat

Tensi permusuhan antar perguruan pencak silat di Madiun memang tak kunjung padam, hampir setiap tahun selalu ada pertikaian. Walaupun pengurus perguruan silat yang berseteru mendeklarasikan damai, tetap saja ‘pendekar abal-abal’ selalu konvoi ugal-ugalan di jalan dan berujung bentrok. Tak hayal, ujung-ujungnya masyarakat juga lah yang dirugikan.

Madiun seperti kembali ke jaman kerajaan dimana, hampir setiap daerah di Madiun dipasang prasasti, seperti menandakan daerah kekuasaan. Akibatnya permusuhan ini juga membuat masyarakat Madiun terpecah menjadi berkubu-kubu, lihatlah bagaimana pendekar-pendekar ‘Gerudug’ kantor Kelurahan Taman karena masalah prasasti.

Jiwa pendekar yang kesatria tidak ada lagi, digantikan jiwa keegoisan yang terlewat batas. Atas nama persaudaraan, sistem ‘Gerudug’ menjadi halal.

Ditengah degradasi moral anak-anak remaja, seharusnya perguruan silat memberikan bimbingan untuk menjadikan siswanya menjadi pendekar sejati. Pendekar yang beraga kuat, berjiwa kesatria dan berprestasi.

Silat Dan Anak-anak Muda

Minat anak-anak muda Madiun terhadap pencak silat sangatlah besar, buktinya ribuan calon pendekar melakukan ‘sah-sah’an’ setiap tahunnya. Tetapi fenomena itu ibarat riak dipantai, banyak tapi tak bertenaga. Alhasil jumlah atlet silat tak meningkat tetapi tensi permusuhan meningkat.

Minat anak-anak muda yang besar kepada silat seharusnya bisa dijadikan modal dasar melestarikan budaya silat, agar tidak terjadi klaim silat milik negara lain seperti kasus Reog Ponorogo.

Minat yang besar kepada silat biasanya terbelenggu oleh permusuhan, dimana banyak kasus anak tertarik pencak silat tetapi dilarang orang tua karena masalah keamanan. Permusuhan ini ibarat benalu yang akan menggerogoti perguruan silat itu sendiri, hasilnya terciptalah banyak ‘pendekar Gerudugkan’. Jika permusuhan ini terus berlanjut, pamor perguruan silat akan turun dan pemikiran negatif tentang silat terus berlanjut dan menguat.

Jika masyarakat Madiun ingin, ‘cah Madiun’ memberikan medali emas di PON (Pekan Olahraga Nasional) dan konflik perguruan silat selesai, pendidikan dan pengenalan silat di usia dini adalah solusinya. Masyarakat Madiun pasti bangga jika ada atlet silat berhasil menyumbangkan Medali emas untuk tim PON Jatim dan permusuhan berakhir.

Program Masyarakat Madiun Bersatu Aktif Silat

Untuk menghapus permusuhan antar perguruan silat Madiun dan meningkatkan atlet-atlet pencak silat, maka program ini akan kami buat.

    • Mengajarkan silat sejak usia dini di sekolah SD – SMA.Sejak SD sampai SMA, siswa harus diperkenalkan dengan olah raga silat ada jam khusus untuk belajar silat.

      Dalam hal ini siswa tidak ditekanan pada fisik, tetapi hanya pemanasan, teknik silat dan pendidikan jiwa kesatria. Kenapa begitu? Karena tidak semua manusia mempunyai fisik yang kuat, jika ditenkankan latihan fisik siswa akan ‘ogah-ogahan’.

      Sedangkan teknik silat guna untuk mempertahankan diri jika sewaktu-waktu ada hal yang tidak diinginkan. Pendidikan jiwa kesatria untuk menancapkan jiwa kesatria pada setiap siswa, sehingga terciptalah generasi pendekar silat unggul.

    • Guru silat diambil dari kedua perguruan.
      Guru silat untuk siswa minimal ada 2 dari perguruan silat yang berselisih, dimana guru-guru tadi mengajarkan kerja sama tim dan arti hidup sehat sehingga kedepan akan hilang rasa permusuhan antar perguruan.

 

  • Subsidi kepada siswa-siswa yang tertarik menjadi atlet silat.
    Untuk menciptakan atlet-atlet baru, pemerintah akan memberikan subsidi kepada siswa yang tertarik menjadi silat dan diperkenankan belajar di perguruan silat yang diminatinya.Tentunya pendidikan tetap nomer 1, jika ada atlet silat nilai sekolahnya jeblok, ia harus stop kegiatan silat sampai nilai sekolahnya membaik dan selama itu perguruan harus membantu atlet meningkatkan nilai sekolahnya.
  • Setiap bulan akan diadakan lomba silatGuna meningkatkan mental, pengalaman dan mendapatkan mencari atlet silat potensial. Akan diadakan lomba silat setiap bulan, dimana setiap perguruan mendaftarkan atlet terbaik mereka untuk bertanding. Untuk meningkatkan kualitas pertandingan, pemerintah akan mengundang atlet-atlet dalam dan luar negeri untuk bertanding.

    Agar masyarakat mau berbondong-bondong melihat lomba pencak silat, sebelum hari H akan dipromosikan di radio-radio dan televisi lokal di Madiun dan pertandingan akan disiarkan secara langsung.

Dari 4 kebijakan itu, insyallah masalah seperti permusuhan dan kekurangan atlet silat dapat diatasi. Selain itu budaya silat tidak akan hilang, masyarakat Madiun akan sehat karena program silat usia dini. Serta akan ada pekerjaan baru sebagai guru silat.

Jika program Masyarakat Madiun Bersatu Aktif Silat dijalankan dan dikawal dengan baik, insyallah medali emas PON dari ‘cah Madiun’ akan terwujud dan tak ada lagi tawuran setiap tahun di Madiun.

Masyarakat Madiun online apakah punya ide lain atau tambahan tentang pencak silat di Madiun, silahkan komentar di bawah dan didiskusikan. Jika ada ide baru, akan kami tambahkan / mempublikasikan artikel baru tentang pencak silat Madiun.