Archive for the 'Forex' Category

Forex Riba, Aku Berhenti Investasi Di Forex

بسم الله الرحمن الرحيم

أشهد أن لا إله إلاَّ الله وأشهد أن محمد رسول الله

Setelah bergelut dengan Forex selama 3 tahun, akhirnya mulai hari ini 10 Agustus 2015 aku memutuskan berhenti investasi di Forex karena Forex termasuk perbuatan riba yang dilarang oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Sebenarnya kekawatiran ku terjadi saat Daulah Islam mengeluarkan mata uang dinar dan dirham sebagai mata uang, dan menghapuskan sistem uang riba yang saat ini meraja lela satu tahun lalu. Aku pun penasaran dan mengkaji ulang sistem investasi Forex termasuk riba atau tidak.

Sebelumnya saya berani investasi Forex karena berdasar dari fatwa MUI yang menghalalkan investasi Forex asal tidak melanggar beberapa point. Saya pun mengikuti fatwa itu dan berani berinvestasi di Forex. Mungkin keputusan saya meninggalkan Forex menyalahi MUI, walaupun saya lemah ilmu tapi saya memutuskan tidak mau lagi investasi di Forex.

Dasar saya berhenti investasi di Forex yaitu; pertama Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda “Riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri.” (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim) Sungguh ini perkara besar, dan saya takut ini menimpa saya dan saya sekarang mencoba menghindarinya. Ke dua, Forex termasuk Riba Fadhl dimana 1 USD nilainya berbeda dengan GBP, IDR atau yang lainnya, sejenis tapi nilainya berbeda.

Oleh karena itulah aku meninggalkan Forex, ada alasan-alasan lain yang tidak bisa aku jelaskan karena keterbatasan ilmu ku. Jika pendapat ku ini tidak sependapat dengan anda, tolong jangan cela keputusan saya, saya hanya menghindari perkara riba di Forex yang abu-abu, saya akan kembali ke jual beli konvensional lebih menarik dan jelas kehalalannya, dan memulai bisnis online internet marketing lagi. Saya juga tidak melarang anda berinvestasi di Forex, silahkan kalau mau lanjut tapi saya harap anda punya hujjah yang jelas.

Untuk lebih jelasnya silahkan follow twitter Zaim Saidi yang fokus dan lebih berpengalaman membahas masalah riba. Terima kasih 🙂

Mendapatkan Momentum Open Posisi Dengan RSI

Halo halo, selamat pagi semuanya. Semoga hari ini menjadi hari terbaik bagi anda dan anda syukuri setiap harinya.

Hari ini kami akan menjelaskan tentang bagaimana mendapatkan momentum untuk open posisi agar mendapatkan profit dan meminimalisir kerugian.

Biasanya trader pemula kesulitan menemukan kapan waktu yang tepat untuk OP. Mereka menggunakan moving everage untuk melihat trend dominan, eh ketika OP ternyata harga tidak sesuai yang diperkirakan (koreksi) dan SL / cut loss lebih cepat, eh ternyata harga balik lagi sesuai yang diperkirakan. Apakah anda sering mengalami demikian?

Kasus seperti itu biasa dialami karena mereka OP disaat harga ditengah2, jadi kemungkinan harga bisa naik dan turun. Lalu bagaimana kalau kebiasaan itu kita ganti dengan OP saat harga di atas dan di bawah. Sehingga tidak terjebak di buy on top / sell on bottom.

Nah agar anda bisa mendapatkan momentum yang tepat untuk OP silahkan gunakan indicator RSI. RSI (Relative strength index) dapat membantu anda untuk mengetahui kapan harga over brought dan over sold.

Dalam settingan defult RSI terdapat angka 30 dan 70, nah ketika garis melewati angka 30 itu mengindikasikan harga oversold. Sebaliknya jika garis melewati angka 70 mengindikasikan harga overbrought. Untuk lebih jelas silahkan lihat gambar di bawah ini.

Gimana paham? Gampangannya begini, ketika garis sudah melewati angka 30 itu momentum yang tepat untuk buy. Sebaliknya ketika garis melewati angkat 70 itu momentum yang tepat untuk sell.

Sebagai contoh kita lihat gambar harga H1 EURUSD tanggal 20/04/2013, bisa anda lihat sendiri mantabkan? dari 7 OP posisi terdapat 2 false signal (warna merah). Itu berarti RSI salah satu indicator yang 70% benar.

Terus bagaimana dengan 2 false signal? Ya tentunya kita cut loss. Rugi donk? Nah itu dia, tidak ada bisnis yang selalu untung. Kita dagang buah, ya siap klo nanti buah busuk, kita dagang uang ya siap kehilangan uang 😀

Ingat tidak ada indicator yang sempurna, teknik ini pun tak menjamin anda profit 100%, tetapi hanya sebuah indicator yang membantu anda untuk mengetahui pergerakan harga yang akan datang. Gunakan strategi money management yang bijak agar kerugian bisa anda tutupi dengan keuntungan.

Bagaimana money managementnya? Salah satu cara yang disarankan oleh trader-trader kebanyakan adalah risk and reward. Jadi setiap kali OP, berbandingan SL : TP menjadi 1:2 atau lebih. Sebagai contoh risk and reward 1:4, berarti SL 25 TP 100 jadi jika salah satu OP kena SL anda masih untung 75 point. Kalau dalam teknik ini kami, bisa menggunakan SL 25, TP 50.

Sumber :

[1] RSI: The Relative Strength Index
[2] Learn Forex: Time Strong Trend Entries with the RSI Oscillator

Beberapa Keunggulan Ichimoko Untuk Forex Trading

Forex trading anda selalu gagal karena tidak tau kemana arah harga akan berjalan? Jika iya, sebaiknya anda belajar dari keunggulan Ichimoku Kinko Hyo yang dapat dengan mudah mengetahui kemana arah harga akan berjalan. Dalam Ichimoku ada “Awan” yang dapat membantu menganlisis dengan mudah, bahkan dalam sekali lihat trend dominan harga itu turun atau naik. Awan itu dibentuk Senkou Span A dan Senkou Span B, nanti akan kita bahas lebih lengkap.

Sebelumnya indikator Ichimoku telah digunakan sejak tahun 1970 tapi karena mempunyai akurasi yang baik dalam menganalisi harga, akhir tahun 1990 indikator ini mulai digunakan untuk menganalisis harga mata uang dan saham. Kini Ichimoku telah menjadi bagian penting dalam trading forex dan merupakan indicator favorit trader untuk menganalisis harga.

Sebelum membaca lebih lanjut artikel ini, lebih baik hapus dulu indikator-indikator yang telah dipasang di softaware Metatrader, fokuslah pada 1 indikator Ichimoku saja.

Indikator Ichimoku itu besar yang mempunyai 5 atribut yang sudah mewakili indikator lainnya. Ambil contoh atribut Senkou Span A dan Senkou Span B yang bisa membentuk Awan atau “Kumo” cara kerjanya mirip dengan Moving Averages. Semakin banyak indikator dalam chart akan membuat pusing dan bingung dalam mengambil keputusan. Contoh indikator A naik, indikator B turun, indikator C sideways, akhirnya trader bingung karena banyaknya informasi yang dia dapat dan informasi itu berbeda-beda, akhirnya dia salah mengambil keputusan.

Sudah cukup ngomong panjang lebarnya, lebih baik kembali fokus ke beberapa Keunggulan Ichimoko Untuk Forex Trading. Baiklah, pertama-tama anda harus memahami jika indikator Ichimoku dibentuk dari 5 atribut, yaitu Kijun Sen, Tekan Sen, Chikou Span, Senkou Span A dan Senkou Span B, dimana setiap atribut punya fungsi dan keunggulan masing-masing.

Mengetahui Trend Dominan Harga Dengan Mudah

Ini adalah salah satu keunggulan Ichimoku dalam trading forex, yaitu mengetahui trend dominan harga dengan mudah bahkan dalam sekilas melihat. Dengan memanfaatkan Kumo (Awan) yang dibentuk dari 2 atribut yaitu Senkou Span A dan Senkou Span B, dimana jika harga di atas Kumo berarti trend harga sedang naik, sebaliknya jika harga di bawah kumo berarti trend harga sedang turun, sedangkan jika harga di dalam kumo berarti harga sedang sideways. Biar lebih mudah memahaminya lihatlah gambar EURUSD di bawah ini;

Gambar 1

Gambar EURUSD

Gambar di atas adalah chart EURUSD yang masih kosong belum dipasang indicator apapun, apakah anda bisa melihat trend dominan harga? Sulit, kemungkinan harga turun tapi kok di akhir-akhir candle kok sideways, jangan-jangan mau naik. Nah kita lanjut bagaimana dengan gambar di bawah ini, yang telah dipasang indikator Ichimoku?

Gambar 2

Gambar EURUSD dengan Kumo

Perhatikanlah gambar di atas, pasti anda berfikiran sama dengan aku jika trend harga EURUSD sedang turun, karena harga di bawah Kumo. Mudahkan, dalam sekali lihat anda bisa menentukan trend dominan. Itu berarti open order yang terbaik adalah sell, karena harga sedang turun. Ingat selalu ikuti tren, jangan melawan tren karena kamu bukan yang punya bank Barclays yang modalnya tak terbatas.

Kumo adalah nyawa dari Ichimoku, tanpa adanya Kumo akan sulit mengetahui arah dominan harga akan berjalanan. Tanpa Kumo trader akan tersesat, tidak bisa mengetahui arah mata angin, akibatnya fatal trader bisa kena margin call (MC)

Mengetahui Dimana Open Order Terbaik

Setelah mengetahui tren dominan harga menggunakan Kumo, tentunya trader tidak sembarangan open order di sembarang tempat. Jangan sampai ketika harga sedang koreksi malah open order, ini bisa berakibat fatal karena terkenal SL padahal tren sudah sesuai dengan perkiraan. Tapi dengan memanfaatkan 2 atribut di Ichimoku seperti Kinjun Sen dan Tekan Sen, dapat sebagai sinyal kapan harus open order.

Gambar EURUSD dengan Kumo dan Kinjun Tekan Sen

Gambar EURUSD dengan Kumo dan Kinjun Tekan Sen

Ketika Kinjun Sen dan Tekan cross adalah waktu yang tepat untuk open order, tapi harus sesuai dengan tren dominan. Maksudnya ketika harga sedang turun, kita harus open order ketika sinyal kinjun sen dan tekan sen sell. Kinjun Sen ketika berada di bawah Tekan Sen itu berarti signal untuk sell, sebalinya, ketika kinjun sen di atas tekan sen berarti signal untuk buy. Dari gambar di atas, harga di bawah kumo yang berarti tren harga sedang turun, maka kita mencari signal kinjun sen di atas tekan sen dan ketika itu terjadi kita open order sell.

Untuk lebih mengetahui dan mendalami banyaknya sinyal-sinyal untuk open order silahkan anda merujuk ke website Ichimoku Trading Strategies silahkan dibaca dan dipahami dengan baik-baik. Website itu juga rujukan saya dalam mencari ilmu tentang Ichimoku.

***

Sekiranya cukup 2 tadi keuntungan menggunakan ichimoku dalam trading forex, sebenarnya masih banyak lagi keuntungan lainnya, seperti menetapkan SL dan TP tapi karena terbatasnya waktu dan tenaga dalam menulis jadi harap malum. Nanti kalau ada waktu akan saya update lagi biar lengkap.

150 Pips / Minggu Menggunakan Fractal AO

1930 Bill Williams memperkenalkan Fractal salah satu dari 5 indicator dalam konsep teori Elliott Wave. Indicator ini dapat memberikan gambaran / tanda secara jelas dan mudah dipahami, dimana posisi puncak dan dasar dalam pergerakan harga mata uang.

Nah kali ini saya akan mengajarkan anda cara menggunakan Fractal untuk melakukan order dan mendapatkan keuntungan yang pasti dengan risk and reward menguntungkan. Hal pertama yang harus dipahami Fractal dapat memberikan tanda dimana posisi puncak dan posisi dasar, sehingga mudah bagi kita mengetahui kapan harus melakukan order.

ScreenHunter_156 Oct. 06 12.38

Dari gambar di atas, ada tanda panah kuning adalah harga mencapai posisi puncak atau dasar, bisa kita jadikan titik support dan resistance. Cukuplah kisi kisi ini, lebih baik langsung menuju bagaimana strategi ini dijalankan.

Sell di lembah dan buy di puncak, itulah strategi utamanya. Lho bukannya sell di puncak dan buy di lembah? Inilah uniknya strategi ini, kita akan melakukan sell di lembah dan buy di puncak ketika harga breakout. Ingat ketika harga breakout, ketika fractal memberikan sinyal tanda panah kita pasang pending order. Jika tanda panah di atas, kita pasang buy stop, kebalikannya jika harga di bawah kita pasang sell stop.

ScreenHunter_157 Oct. 06 13.06

Gambar di atas sebagai contoh saya melakukan EURJPY sell stop pada harga 136.87 dan buy stop pada harga 141.22. Nah ketika nanti harga EURJPY menyentuh 136.87 otomatis akan melakukan order sell dan kemungkinan harga akan lanjut turun untuk mencoba breakout titik support dan membuat titik support baru, begitu sebaliknya jika harga EURJPY menyentuh 141.22.

Setelah anda mengerti tentang Fractal, mengetahui dimana posisi puncak dan rendah, sekarang kita lanjut mencari trend dominan. Seperti indikator indikator lainnya Fractal juga sering memberikan false signal. Nah salah satu untuk mengatasi false signal adalah mengetahui trend dominan harga. Indikator AO dan Ichimoku dapat memberikan gambaran dengan mudah tentang trend dominan.

ScreenHunter_158 Oct. 06 13.18

Setelah memasang indikator AO dan Ichimoku, jelaslah arah harga akan meluncur. Pada gambar di atas ternyata, indikator AO harga sedang mengalami penurunan, sedangkan indikator Ichimoku harga sedang mengalami sideways. Tapi yang menjadi acuan utama adalah indicator AO, AO memberikan signal bahwa EURJPY turun, maka kita hapus order buy.

ScreenHunter_159 Oct. 06 13.25

Setelah menghapus order buy stop dan memasang sell stop, kita pasang SL dan TP. SL wajib hukumnya, karena kita memanfaatkan keuntungan dari sistem risk and reward 1 : 3, jika SL 50, TP 150 3 kali jumlah SL. Anda boleh memasang SL berapapun sesuai dengan balance anda, tapi biasanya saya menggunakan SL 50.

Maka Sell Stop 136.87, SL 137.37 dan TP 135.37 nah setelah itu anda harus bersabar menunggu. Sebagai cacatatan indikator Fractal membuat signal harga terendah baru, anda bisa buat sell stop baru atau mengubah sell stop lama ke harga terendah yang baru.

ScreenHunter_160 Oct. 06 13.39

Gambar di atas adalah hasil trading aku, kena SL 6 kali dan TP 6 kali tetapi masih untung karena menggunakan sistem risk and reward 1:3.

Kesimpulan

Indicator :
– Fractal
– AO
– Ichimoku (opsional)

Risk and reward 1:3

Belajar Simple Trading Method Dari Forum Forexindo

Aaahoooi setelah nge-post artikel-artikel politik dan agama, sekarang waktunya untuk artikel forex. Sudah lama tidak posting artikel tentang forex, mungkin karena terlalu sibuk ngurusi kehidupan di dunia nyata kali ya.

Kali ini aku akan membahas (mungkin lebih tepatnya mencatat) tentang thread yang ada di forexindo berjudul Simple Trading Method (Target 1.000 pip/wk). Thread ini sangat fenomenal karena dapat menghasilkan ratusan pips hanya memanfaatkan 14 pair yang ada. Yaitu AUDUSD, NZDJPY, GBPCHF, EURUSD, EURCHF, CHFJPY, USDJPY, USDCHF, EURGBP, NZDUSD, GBPUSD, EURJPY, AUDJPY. GBPJPY.

Thread ini sudah lama, dibuat tahun 2009 tapi saya baru tau sekarang tetapi strateginya sepertinya masih cukup ampuh.

Setelah saya baca bolak-balik teknik itu, saya mulai sedikit demi sedikit paham. Pertama-tama yang harus dilakukan adalah membuka 14 pair di atas tadi. Setelah itu OP di akun demo, 7 pair sell untuk AUDUSD, NZDJPY, GBPCHF, EURUSD, EURCHF, CHFJPY, USDJPY dan 7 pair buy untuk USDCHF, EURGBP, NZDUSD, GBPUSD, EURJPY, AUDJPY. GBPJPY. Nah OP 14 pair ini di akun demo dilakukan di hari senin, ketika market mulai buka.

Yang saya tau di IBFX open market jam 23:00 GMT. Saya buka DI jam 23:00 GMT / 07.00 WIB. Gpp bro, kita sama-sama belajar. [1]

Eh iya .. mestinya jam 6.00 WIB bro.
Nice reads ! Thanks. [2]

Setelah anda OP 14 pair di akun demo, tunggu biar hingga hari selasa / rabu dimana biasanya pada hari itu akan terbentuk trend. Trend apa yang dominan, sell atau buy yang bisa anda lihat dari sort pips yang didapat dalam 14 pair, yang + sell / buy.

Dari gambar di atas, ternyata buy lebih dominan dibandingkan sell. Oleh karena itu saya OP di akun real 14 pair buy. Setelah itu saya tinggal lihat sepak bola Indonesia VS Malaysia, pada hari kamis saya baru melihat hasil teknik itu.

Dalam hal ini semua pair SELL akan berada diatas (posisi 1-7) dan semua pair BUY akan berada di dibawah (posisi 8-14). Jika posisi ideal ini tercapai, maka anda dapat membuka trade 14 pair SELL semua. [4]

Setelah Demo Indicator dibuat hari Senin, perlu diperhatikan pergerakan pair-pair dalam basket (slot 14 pair) tersebut. Biasanya, terjadi pada hari ke 2 atau ke 3, dimana mayoritas area positif akan terisi oleh sekelompok pair BUY atau SELL. [4]

Jika sudah trend sudah terbentuk sell / buy minggu ini. Anda silakan OP di 14 pair di akun real, guna memudahkan untuk OP silahkan menggunakan script ini Sell ALL 14 Pair.ex4‎ dan Buy ALL 14 Pair.ex4‎. [3]

Oh ya itu saya belum pakai teknik risk and reward, minggu ini akan terapkan teknik risk and reward pada teknik ini dengan SL 50 TP 100. Selain itu saya mencoba untuk bersabar walaupun trend sudah terbentuk di akun demo, dengan sell di pucuk dan buy di lembah.

Oke demikian artikel ini, semoga bermanfaat bagi anda 😀