Mengambil Pelajaran

Assalamu’alaikum, kali ini saya mau berbagi tentang apa yang telah saya pelajari dalam Islam. Walaupun masih sedikit ilmu yang saya ambil, tapi mungkin pembaca bisa mengambil pelajaran dalam tulisan ku ini.

Awal mula kenal Islam ketika kuliah di kampus UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), saya bukan mualaf tapi dulu saya muslim yang fasiq, bahkan cenderung ke munafik. Alhamdulillah Allah ta’ala memberi hidayah.

Pelajaran Pertama: Buku dari Teman

Pergaulan ku biasa biasa saja, tidak banyak maksiat, tidak main cewek, ngerokok, mabuk maupun dugem. Saya hanya pria normal yang baik masih mengetahui batas ini baik dan buruk, tapi yang salah pada diri saya adalah pemikiran. Ya mindset saya cenderung seperti orang munafik, suka menghina Islam dan meragukannya.

Semua itu berubah ketika saya sakit panas, sampai tidak bisa keluar untuk pergi makan, hanya berdiam diri di dalam kamar kos. Karena lapar saya meminta teman satu kuliahan untuk membelikan makanan, tidak lama berselang dia datang dengan membawa krengsengan (makanan dari daging kambing). Kata dia enak, tapi setelah saya makan malah bikin pusing kepala.

Entah ada angin apa, teman saya yang juga nakal seperti saya kok bawa 2 buku agama, dan dua buku agama itu dipegang. Saya tahu teman ku ini nakal, gak mungkin dia punya buku agama apalagi membacanya, gak mungkin.

Di tengah kepala ku yang masih pusing gara gara sakit plus makan krengsengan, dia berkata 2 buku itu bagus. Buku yang pertama berjudul “The Choice” kumpulan debat Ahmad Deedad dan kedua berjudul “Hidup Sesudah Mati” karya Bey Arifin (semoga Allah ta’ala meninggikan derajatnya).

Aku ambil pinjam buku “The Choice”, aku tidak mau buku satunya karena judulnya menakutkan.

Setelah teman ku pulang, aku mencoba membaca buku itu ternyata berisi tentang debat Islam dan Kristen. Ternyata buku itu benar benar bagus, mengungkap rahasia rahasia dan membuka tabir fakta fakta soal Islam. Mulai dari situlah saya mengambil pelajaran jika Islam adalah agama yang paling benar.

Pelajaran Kedua: Kencing dan Siksa Kubur

Walapun sudah mengetahui Islam sebagai agama paling benar, tapi dalam rangka ibadah saya masih males. Setelah selesai membaca buku The Choice, saya mencoba memberanikan diri membaca buku Hidup Sesudah Mati. Seperti yang saya duga di dalamnya memang benar benar menakutkan, apalagi soal padang mahsyar dan suara guntur neraka (karena itu sampai sekarang aku takut petir karena teringat gemuruh neraka.

Tapi dari semua isi buku itu yang paling membuat aku rajin beribadah adalah kisah tentang rasulullah sedang berkuda melewati kuburan dan kuda beliau ketakutan. Rasulullah menjelaskan fulan yang ada di dalam kubur sedang di siksa karena tidak membersihkan kemaluannya setelah pipis, nauzubillah min zalik.

Kisah itu seperti menampar diri ku sendiri, karena saya termasuk orang yang tidak pernah bersuci setelah pipis. Itu membuat ku merinding, hanya masalah sepele fulan di siksa di alam kubur.

Setelah itu saya rajin ibadah dan bersuci setelah kencing, bahkan kencing ketika perjalanan jauh tapi tidak menemukan air, itu saya macam was was, kebingungan buru buru mencari air untuk membasuhnya.

Pelakaran Ketiga: PKL di majalah Qiblati

Mendekati akhir semester, mahasiswa diwajibkan mengikuti PKL agar dapat mengambil KKN dan TA (Tugas Akhir). Saya kuliah di jurusan informatika, melihat teman teman banyak yang PKL di Telkom, Indosat, kantor pemerintahan dan Software Developer. Sempat bingung mau PKL dimana karena tidak punya koneksi, tapi Allah ta’ala mempunyai rencana lain untuk saya.

Di tengah kebingungan teman saya, ya nakal seperti saya, mengajak PKL di majalah islami Qiblati. Awalnya saya ketakutan, takut ketemu dengan orang orang berjenggot dan bercelana cingkrang. Karena pemilik dan semua pegawainya berpenampilan seperti itu. Pikiran saya macam macam terhadap mereka, sampai takut dibrainwash dan menjadi teroris, pikiran itu muncul karena kita diwajibkan untuk datang untuk ngaji di masjid mereka.

Pelajaran Ketiga: Bacaan Surat Al Qalam

Pelakaran Keempat: Daulah Islam

Pelajaran Kelima: Dokter Indra

Advertisements

0 Responses to “Mengambil Pelajaran”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.




Blog Stats

  • 294,506 hits
Advertisements