Ulasan Video Propaganda IS/ISIS “Return of the Gold Dinar”

Sekali lagi IS (Islamic State) membuat video propaganda yang sensasional berjudul The Rise of the Khilafah, Return of the Gold Dinar, yang artinya Bangkitnya Khilafah dan Kembalinya Emas Dinar, Senin 31 September 2015. Sebelumnya pada bulan September tahun lalu (2014), IS juga menyebarkan video propaganda yang berjudul Flame of War (Kobaran Api Peperangan). Sepertinya IS membuat video propaganda berdurasi panjang hanya di bulan September, mungkin ini bertepatan dengan tragedi hancurnya gedung WTC (World Trade Center), Amerika, karena dihantam 2 pesawat.

vlcsnap-2015-09-04-16h51m44s272

Video yang berdurasi 54:58 menit itu pertama kalinya diunggah pada situs Archive dan berhasil disebarluaskan dengan cepat melalui sosial media. Dimana sosial media terutama Twitter, merupakan cara yang paling efektif dalam menyampaikan berita, selain itu akun-akun simpatisan IS sangat banyak dan tidak kenal kata menyerah. Dalam surat kabar online, New York Times, Twitter mengatakan jika per harinya mereka telah memblokir 1.000 akun simpatisan IS hanya untuk menghentikan aksi mereka. Angka 1.000 bukanlah sedikit, dimana untuk membuka akun baru di Twitter memerlukan konfirmasi nomer handphone. Dan sampai detik ini, di timeline saya masih banyak akun-akun IS yang nge-tweet aktivitas mereka.

Di awal video “Return of the Gold Dinar” ada seseorang yang sedang Adzan dengan lantunan Adzan yang indah, disambut dengan narator yang membacakan kisah-kisah dalam sejarah Islam. Selain itu, dalam video menggambarkan bagaimana kekalahan Amerika perang di Iraq, digambarkan dengan tentara-tentara yang kesakitan akibat terluka, penggantungan tentara Amerika di Fallujah, runtuhnya gedung WTC dan ledakan-ledakan bom IED yang menghantam mobil Humvee.

Video dibagi menjadi 4 bagian, bagian pertama pembukaan seperti yang saya katakan sebelumnya, bagian kedua narator menjelaskan bahaya riba dan uang kertas, bagian ketiga menjelaskan keunggulan mata uang IS (Dinar, Dirham dan Fulus) serta testimoni penduduk tentang Dinar, bagian terakhir (keempat) tentara IS menjelaskan mereka bertempur bukan untuk uang dan tanah, tapi untuk meninggikan kalimatullah, ditutup dengan nasheed (lagu) berbahasa Inggris.

vlcsnap-2015-09-04-16h52m10s337

Bagian kedua IS memulai dengan salah satu ayat dalam Al Qur’an yang mengkisahkan penduduk Madyan, umat nabi Syuaib, yang dimana mereka hancur karena sistem perdagangan mereka yang penuh tipu daya. Sehingga penduduk Madyan harus menerima azab Allah karena telah berperilaku zalim dengan mengurangi timbangan dalam jual beli. IS mencoba menggambarkan kondisi yang terjadi sekarang ini, terutama sistem mata uang di dunia seperti yang dilakukan penduduk Madyan. IS mengatakan uang kertas yang selama ini berlaku adalah uang palsu (bukan uang sebenarnya) dimana nilainya setiap tahunnya turun, yang mengakibatkan inflasi (harga-harga naik).

IS menawarkan sistem mata uang baru yaitu dari emas dimana telah digunakan oleh raja-raja dahulu, sejak zaman firaun sampai berakhir dengan dikenalkannya uang kertas. IS menjelaskan tujuannya akan kehancuran uang kertas sangat baik dan tertata, berawal dari sejarah dilanjutkan dengan apa yang terjadi saat ini dan mendiskripsikan apa yang terjadi kedepan, yaitu kehancuran uang kertas.

vlcsnap-2015-09-04-16h52m28s528

Bagian ketiga IS menjelaskan keunggulan-keunggulan Dinar Dirham, dan menjelaskan legistimasi uang kertas melalui Al Qur’an dan hadist. Mereka membuat film proses bagaimana membuat Dinar Dirham dan menjelaskan tidak ada pengurangan dalam mata uang mereka, mereka mencetak Dinar 4.25 gram dan ditimbang ditempat lain dengan nilai yang sama, 4.25 gram. Mereka mencoba menjelaskan dalam pembuatan Dinar tidak ada pengurangan nilai, tidak seperti kertas yang nilainya selalu turun, itulah yang mereka sebut zalim, yang berarti tidak melanggar hak orang lain.

IS memperkenalkan uang Dinar mereka kepada masyarakat yang telah direncanakan setahun lalu, banyak testimoni-testimoni yang mengatakan keunggulan Dinar dan mereka menyukainya. Salah satu testimoni yang paling aku suka dalam video ini adalah, kakek yang mengatakan “(Dinar) Lebih baik dari uang kertas”. Ada juga seorang pedangan perhiasan emas, mengetes IS yang mengatakan berat Dinar 4.25. Pedagang emas langsung menimbang Dinar ternyata beratnya 4.25,9 ia pun senang dengan kejujurannya.

vlcsnap-2015-09-04-16h54m13s195

Bagian keempat adalah bagian yang aku suka, karena berakhir dengan lagu berbahasa Inggris yang berjudul “For sake of Allah”. Entah bagaimana IS bisa membuat video yang penuh ledakan-ledakan tapi pas dengan lagunya, gila. Sebelum lagu dimulai, salah satu tentara IS menjelaskan legistimasi mereka dalam berperang, dan mengajakan umat Islam untuk bersatu di dalam barisan mereka. Mereka mengatakan cara inilah (jihad) adalah satu-satunya jalan untuk mengembalikan kejayaan Islam pasca runtuhnya kekhalifahan Ottoman dalam perang dunia I.

vlcsnap-2015-09-04-16h51m00s670

***

Saya katakan, video yang mereka buat sangat sempurna dengan kualitas gambar istimewa, selain itu musik background sangat menggambarkan kondisi yang ingin disampaikan oleh narator. Bahkan saya berani mengatakan kualitas film produksi IS lebih baik dari film-film Holywood. Saya memberi nilai 9/10, kurang 1 karena penjelasan tentang sejarah pada bagian 2 terlalu rumit dan panjang bagiku.

Tapi yang perlu diketahui dari video propaganda ini, sejak tahun 2014 IS merencanakan untuk mengganti uang kertas dengan Dinar dan Dirham. Saya selalu bertanya-tanya darimana mereka akan mendapatkan emas, sedangkan wilayah mereka bukan penghasil emas. Dalam video terungkap, IS menjual minyak mereka dengan imbalan emas, bukan dollar seperti yang dilakukan negara-negara lain. Pantas saja dalam 1 tahun mereka bisa membuat Dinar untuk menggantikan uang kertas dimana membutuhkan emas yang banyak. Toh dunia saat ini membutuhkan minyak sebagai roda penggerak mereka, IS dapat memanfaatkan situasi itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s