Memfasilitasi Balapan Liar di Madiun

‘Blayeran’ sepeda motor dengan knalpot ‘bedelan’ yang bikin telinga sakit menandakan aksi drag race ilegal akan dimulai. Dengan kecepatan lebih 100 km / jam pembalap bergaya bak Valentine Rossi. Tak peduli siang hari, dimana matahari tepat di atas kita, mereka tetap menggeber ‘sepeda motor pretelannya’.

Walaupun pembalap sempat terjatuh ‘nyasak’ di rerumputan, sambil teriak-teriak kesakitan karena waktu menggeber motor dia melihat kebawah dan tidak disadari ia keluar jalur. Kejadian itu tak membuat kapok mereka, tangan, bahu, tulang belakang dan leher pernah patah masih tak membuat kapok mereka.

Pernah suatu hari masyarakat sekitar memperingatkan mereka, apa daya ego anak muda tidak mudah ditaklukan. Masyarakat juga mencoba cara lain dengan melaporkannya ke pihak berwajib (polisi), atas dasar mengganggu ketenangan masyarakat dan tidak memiliki ijin usaha. Akan tetapi, pihak berwajib terbentur akan kekuatan besar, karena salah satu pemilik bengkel itu adalah anak walikota madiun.

Selain drag race, mereka juga sering mabuk-mabukan. Pernah ada seseorang yang motornya rusak, ia coba diservis dibengkel tapi, eeh mereka malah menservis motornya dengan mabuk, akhirnya motornya ya diservis asal-asalan.

Itu adalah sepenggal kisah nyata yang terjadi di Madiun, dialami sendiri oleh sumber terpercaya. Dampak yang dibuat oleh kenakalan remaja ini memang harus segera diatasi. Jika tidak segera diatasi, akan serumit permusuhan antar perguruan silat.

Dukungan Kapolresta Madiun Atas Dibangunnya Sirkuit

Saya sebagai walikota Madiun online sangat mengapresiasi atas dukungan Kapolresta Madiun tentang dibangunnya sirkuit di Madiun.

Dukungan dari Kapolresta Madiun membuktikan pihak berwenang peduli akan masalah ini. Pembangunnan sirkuit akan menekan tidak ilegal anak-anak muda untuk balapan liar di jalanan. Selama ini anak-anak muda susah mendapatkan fasilitas untuk balapan, oleh karena itu mereka memilih pamer aksi di jalanan yang ‘sepi’.

Di jalanan mereka adu kecepatan siapa yang paling cepat dengan bumbu gengsi dan taruhan. Walaupun mereka memilih tempat yang sepi, jalanan yang mereka gunakan bukanlah standar untuk balapan drag race. Standar yang kurang mengakibatkan faktor keselamatan juga berkurang, ada beberapa terjungkil dari sepeda motor karena ada lubang di jalan.

Potensi cidera parah dan kematian menghantui mereka, mereka tidak peduli akan keselamatan diri. Bak Gatotkaca ‘otot kawat, tulang besi’, mereka balapan tanpa helm dan jaket. Padahal berkiblat pada balapan MotoGP, pembalap yang diwajibkan menggunakan pengaman berstandar tinggi tetap saja jika kecelakaan terjadi potensi cidera dan kematian masih besar, kasus tewasnya Simonceli bisa menjadi renungan.

Dari sini kami pemerintah Madiun Online memutuskan untuk membuat sebuah sirkut di Madiun. Sirkuti yang memenuhi standar balapan dan dapat meningkatkan pendapatan negara.

Pembangunan Sirkuit Berprofit Tinggi

Tak bisa dipungkiri selama ini arena sirkuit untuk memuaskan hasrat pembalap-pembalap di Madiun memang tidak ada. Kalaupun ada, yang ‘katanya sirkuit madiun’ di bantaran kali tidak memenuhi standar sirkuit. Sirkuit Madiun yang terletak di bantaran kali Madiun ternyata tak ubahnya sirkuit mainan, bahkan untuk balapan sepeda pun tidak cocok.

Dibangunnya sirkuit ini diharapakan menurunkan tingkat kenakalan remaja anak-anak muda dan dapat mendulang rupiah disana. Berikuti ini blueprint pembuatan sirkuit drag race di Madiun.

    • Rancangan Sirkuit Standar Untuk Balapan
      Hal pertama yang akan kami lakukan adalah membuat desain sirkuit yang akan dibuat, kita akan fokus sirkuit untuk drag race. Sikuit ini didesain untuk drag race motor dan mobil untuk mengantisipasi tren yang akan datang dan menarik penyelengara balapan drag race mobil juga.
    • Masyarakat Madiun Harus Berpartisipasi
      Pemerintah Madiun tentunya tidak bisa membuat rancangan ini, oleh karena itu partisipasi masyarakat Madiun sangat dibutuhkan. Pasti ada teknisi-teknisi yang menguasai tentang pembuatan arena balap sehingga biaya anggaran bisa diminimalisir.Masyarakat Madiun yang punya banyak pengalaman tentang balapan, diharapkan ikut menyumbang ide. Mereka diharapakan dapat membantu apa kekurangan dan kebutuhan untuk arena balap yang cocok untuk mereka.
    • Gratis Menjajal Sirkuit Balap
      Agar warga Madiun dapat merasakan sirkuit balapnya secara gratis, mereka harus memiliki ijin usaha atau lisensi balap. Itu ditujukan agar dapat mengkontrol dan memonitor badan usaha yang memiliki balap dan para pembalap. Selain itu agar ada sebuah tanggung jawab jika ada sesuatu yang tidak diinginkan.
    • Lomba Balap Setiap 3 Bulan
      Demi menjaring potensi pembalap muda akan diadakan balapan setiap 3 bulan. Selama ini kami melihat banyak anak-anak muda yang berpotensi menjadi pembalap kelas nasional.Dalam lomba itu masyarakat ditarik biaya untuk melihat balapan drag race, selain itu kami akan melegalkan taruhan dimana dimana penonton dapat bertaruh di tempat yang disediakan. Mereka hanya diperbolehkan pasang taruhan sekali, agar tidak ketagihan taruhan. Taruhan di luar yang kami berikan akan ditindak tegas.

      Pendapatan yang didapat akan dialokasikan salah satunya di pendidikan anak-anak muda tentang keselamatan berkendara di jalan. Sehingga kedepan tidak ada lagi anak muda yang balapan di jalanan umum dan patuh terhadap aturan lalu lintas.

    • Alternatif

      Jika ada kendala biaya dalam waktu dekat, pembuatan sirkuit drag race bisa ditunda dengan menjadikan jalan raya sebagai arena drag race. Yang terpenting adalah anak-anak muda ada tempat berekpresi dahulu agar tidak bertindak sewenang-wenang di jalanan umum.

Demikian yang dapat kami lakukan untuk mencegah balapan liar di jalan dan rancangan pembangunan sirkuit di Madiun. Diharapkan pertisipasi masyarakat Madiun untuk desain sirkuit dan ide-ide untuk mengurangi balapan liar silahkan berkomentar di bawah, kita akan diskusikan solusi apa yang terbaik.

Salam balapan legal dan aman

Advertisements

0 Responses to “Memfasilitasi Balapan Liar di Madiun”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s