Mendapatkan Momentum Open Posisi Dengan RSI

Halo halo, selamat pagi semuanya. Semoga hari ini menjadi hari terbaik bagi anda dan anda syukuri setiap harinya.

Hari ini kami akan menjelaskan tentang bagaimana mendapatkan momentum untuk open posisi agar mendapatkan profit dan meminimalisir kerugian.

Biasanya trader pemula kesulitan menemukan kapan waktu yang tepat untuk OP. Mereka menggunakan moving everage untuk melihat trend dominan, eh ketika OP ternyata harga tidak sesuai yang diperkirakan (koreksi) dan SL / cut loss lebih cepat, eh ternyata harga balik lagi sesuai yang diperkirakan. Apakah anda sering mengalami demikian?

Kasus seperti itu biasa dialami karena mereka OP disaat harga ditengah2, jadi kemungkinan harga bisa naik dan turun. Lalu bagaimana kalau kebiasaan itu kita ganti dengan OP saat harga di atas dan di bawah. Sehingga tidak terjebak di buy on top / sell on bottom.

Nah agar anda bisa mendapatkan momentum yang tepat untuk OP silahkan gunakan indicator RSI. RSI (Relative strength index) dapat membantu anda untuk mengetahui kapan harga over brought dan over sold.

Dalam settingan defult RSI terdapat angka 30 dan 70, nah ketika garis melewati angka 30 itu mengindikasikan harga oversold. Sebaliknya jika garis melewati angka 70 mengindikasikan harga overbrought. Untuk lebih jelas silahkan lihat gambar di bawah ini.

Gimana paham? Gampangannya begini, ketika garis sudah melewati angka 30 itu momentum yang tepat untuk buy. Sebaliknya ketika garis melewati angkat 70 itu momentum yang tepat untuk sell.

Sebagai contoh kita lihat gambar harga H1 EURUSD tanggal 20/04/2013, bisa anda lihat sendiri mantabkan? dari 7 OP posisi terdapat 2 false signal (warna merah). Itu berarti RSI salah satu indicator yang 70% benar.

Terus bagaimana dengan 2 false signal? Ya tentunya kita cut loss. Rugi donk? Nah itu dia, tidak ada bisnis yang selalu untung. Kita dagang buah, ya siap klo nanti buah busuk, kita dagang uang ya siap kehilangan uang 😀

Ingat tidak ada indicator yang sempurna, teknik ini pun tak menjamin anda profit 100%, tetapi hanya sebuah indicator yang membantu anda untuk mengetahui pergerakan harga yang akan datang. Gunakan strategi money management yang bijak agar kerugian bisa anda tutupi dengan keuntungan.

Bagaimana money managementnya? Salah satu cara yang disarankan oleh trader-trader kebanyakan adalah risk and reward. Jadi setiap kali OP, berbandingan SL : TP menjadi 1:2 atau lebih. Sebagai contoh risk and reward 1:4, berarti SL 25 TP 100 jadi jika salah satu OP kena SL anda masih untung 75 point. Kalau dalam teknik ini kami, bisa menggunakan SL 25, TP 50.

Sumber :

[1] RSI: The Relative Strength Index
[2] Learn Forex: Time Strong Trend Entries with the RSI Oscillator

Advertisements

0 Responses to “Mendapatkan Momentum Open Posisi Dengan RSI”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s