Apa Perbedaan ISIS, ISIL, IS dan Sebutan Lainnya?

10

Baik sebelum penjelasan dimulai tentang perbedaan ISIS, ISIL, Daulah Islamiyah, Daesh dan lain-lain, saya akan menyebut mereka dengan IS (Islamic State) karena memang inilah sebutan yang tepat (nanti saya jelaskan lebih lanjut)

***

Akar Masalah dan Kenapa Saya Menyebut Mereka IS

Fenomena tentang IS (Islamic State) atau biasa dikenal di Indonesia dengan sebuatan ISIS di bawah Abu Bakr al-Baghdadi membuat dunia kembali berkonflik dan bersiap siaga untuk menjaga wilayahnya. Karena selama ini ketika pasukan IS datang kesuatu wilayah akan benar-benar menghapus batas wilayah. Bahkan KSA (Kerajaan Saudi Arabia) dan Tunisia membangun pagar untuk menghalangi agar pasukan IS tidak masuk ke wilayahnya, atau sebaliknya agar warganya tidak hijrah dan bergabung bersama IS.

Sudah 1 tahun ini sejak IS didirikan di Mosul Iraq 1 Ramadhan 1435, sepertinya media kebingunang / tidak sepakat memberikan nama yang tepat untuk IS. Kadang kita mendapati berita-berita Amerika menyebut ISIL, tapi pemerintah menyebut ISIS. Di sisi lain, di Iraq dan Iran kantor medianya menyebut Daesh, sedangkan media-media yang pro IS menyebut dengan nama IS, Daulah Islamiyah dan Khilafah Ibrahim. Sebenarnya apa kata yang tepat untuk mereka? Mari simak penjelasan saya berikut ini.

Rancunya dan berbedanya media-media yang memberikan nama kepada IS karena tidak paham sejarahnya, faktor kebijakan kantor media tersebut untuk memperburuk citra IS dan pesanan penguasa. Contoh kasus David Cameron pernah berkata, “Mereka bukan Negara Islam , mereka memutarbalikan Islam.” Oleh karena itu di media-media Inggris menyebut mereka (IS) dengan sebutan ISIS. Tapi itu dari ucapan mulut-musuh IS, bagaimana dengan yang pro dengan IS mereka menyebut IS dengan IS, Khilafah dan Daulah Islamiyah.

Oleh karena itu saya mengabil kesimpulan, sebutan yang paling tepat adalah dari mereka sendiri (IS) karena merekalah yang menciptakanya, bukan mengabil dari julukan musuh atau orang lain. Contoh nama negara tempat kita tinggal Indonesia, tapi oknum yang benci mengatakan Indon. Klo begitu kita memperkenalkan negara ke orang asing dengan nama Indonesia atau Indon? Tentu pakai nama Indonesia. Oleh karena itu saya menyebut mereka IS, karena itu adalah nama yang mereka berikan kepada negaranya. Hal ini sama seperti kita, ketika memperkenalkan diri ke orang lain dengan nama pemberian orang tua, bukan dari nama panggilan teman kepada kita.

Semoga dipahami kenapa saya menyebut mereka IS, karena itu memang nama mereka. Kalaupun orang lain tidak setuju, dan menjuluki dengan Kharwarij, Daesh dan ISIS tetap saja nama mereka IS.

Perbedaan ISIS, ISIL, IS dan Sebutan Lainnya?

Berikut ini nama-nama yang sering muncul di media untuk menyebut kelompok IS yaitu, Islamic State (IS), ISI, ISIS, ISIL, Daesh, Daulah Islamiyah, Khilafah Ibrahim dan Kharwarij. Banyak ya, tapi tetap saja yang dituju kelompok yang sama, tapi ada julukan yang kurang tepat seperti ISI, ISIS dan ISIL kenapa nanti dibahas lebih lanjut.

IS (Islamic State), Daulah Islamiyah dan Khalifahan Ibrahim.

Islamic State

Pada tanggal 1 Ramadhan 1435 di Mosul. Di Masjid Mosul, Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan berdirinya kekhalifahan dan mengangkat dirinya sebagai khalifah.

Abu Bakr al-Baghdadi saat itu memberikan pidato yang terkenal itu, mengatakan “Dan saya tidak akan pernah menjajikan kalian sebagai mana yang telah dijanjikan oleh para raja dan para wazirnya. Janji akan kesenangan, keamanan, dan kenyamanan. Akan tetapi saya menjanjikan kalian apa yang telah Allah Tabaraka wa Ta’ala janjikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.”

Sekarang masjid besar Mosul diganti namanya menjadi masjid Khalifah, karena di sanalah sejarah tercipta berdirinya kembali kekhalifan Islam setelah runtuhnya Ottoman.

Masyarakat yang berbahasa Arab di bawah pemerintahan Abu Bakr al-Baghdadi menyebut negaranya sebagai Daulah Islamiyah yang berarti negara Islam karena di sana menerapkan syariat Islam sebagai sistem pemerintahannya. Mulai menarik Zakat, Qisas, Jizya dan lain-lain telah diterapkan sepenuhnya. Sedangkan nama Islamic state yang berarti negara Islam, ditunjukan untuk orang-orang barat yang menggunakan bahasa inggris.

Sebutan Negara Islam, Islamic State dan Daulah Islamiyah tercipta karena berbedaan bahasa saja tapi memiliki arti yang sama yaitu negara Islam.

Sedangkan khilafah berarti pemimpin umat Islam, sedangkan kekhalifahan Ibrahim mengaju kepada nama asli Abu Bakr al-Baghdadi yaitu Dr. Ibrahim bin Awwad bin Ibrahim Ali al-Badri al-Samarrai. Seperti kekhalifahan Umayyah yang merujuk pendirinya kepada Muawiyah ibn Abu Sufyan dan kekhalifahan Abbasiyah yang merujuk kepada pendirinya Abu al-Abbas al-Saffah. Mungkin saja klo Abu Bakr al-Baghdadi meninggal dan digantikan Sulaiman bin Fulan, bisa menjadi kekhalifahan sulaiman.

Sudah jelaskan nama sebenarnya dari negara di bawah Abu Bakr al-Baghdadi yaitu Islamic State.

ISI, ISIS dan ISIL

ISIS

Sebelum membahas ISIS biar lebih mudah memahaminya, kita bahas dulu ISI, karena ISI dan ISIS saling berkaitan.

ISI adalah Islamic State of Iraq yang didirikan oleh Abu Umar Al-Baghdadi tahun 2006 (jauh sebelum konflik di Syria terjadi) berperang melawan Amerika dan Iraq, wilayah mereka di gurun-gurun Iraq. 16 Mei 2010 Abu Bakr al-Baghdadi diangkat sebagai pemimpin baru ISI karena Abu Umar al-Baghdadi tewas diserang Amerika di Tikrit. Setelah konflik di Syria pecah tahun 2011, 8 April 2013 ISI mengumumkan membentuk, mendanai kelompok Jabhat al-Nusra (JN) yang berperang di Syria dan ingin menggabungkan dua kelompok ini maka lahirlah Islamic State of Iraq and Syria disingkat ISIS dan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai pemimpinnya.

Banyaknya tentara-tentara JN yang tidak mengetahui jika ISI yang membentuk dan mendanai mereka, banyak yang tidak setuju dan tetap di JN, tetapi yang bergabung dengan ISIS lebih banyak lagi. Karena itulah dalam waktu sekejab ISIS bisa mempunyai wilayah di Iraq dan Syria, tentara yang banyak dalam waktu sekejab, dan menjadikan kota Raqqa Syria sebagai basis pertahanan mereka.

10 Juni 2014 akhirnya Mosul Iraq jatuh ke tangan ISIS setelah perang melawan pemerintah Iraq selama 4 hari. ISIS mendapatkan harta rampasan perang yang banyak dan menjadikannya organisasi “teroris” paling kaya di dunia.

29 Juni 2014 (1 Ramadhan 1435) Abu Bakr al-Baghdadi mengumumkan berdirinya kembali khilafah dan mengangkat dirinya sebagai khilafah. Sejak itu ISIS resmi bubar dan berganti menjadi IS.

Setelah melihat sejarah singkat lalu, gambaran singkatnya ISI -> ISIS -> IS dan semua itu di bawah kepemimpinan Abu Bakr al-Baghdadi. Inilah kenapa IS disebut ISIS, tapi itu kurang pas, karena ISIS telah bubar sejak 29 Juli 2014. Tapi entah kenapa media masih menggunakan nama ISIS padahal nama itu sudah tidak dipakai lagi, apakah mereka tidak update? Bodoh? Atau karena ada kepentingan?

Bagaimana dengan ISIL? ISIL singkatan dari Islamic State of Iraq and the Levant, Levant adalah lokasi sebelah timur laut Medeterania yang mencakup wilayah Syria dan Palestine, orang Islam / arab menyebutnya Syam, tapi orang barat lebih menjuluki wilayah itu dengan nama Levant. Jadi ISIS atau ISIL sama saja, hanya berbeda masalah bahasa aja tapi artinya sama.

Daesh dan Khawarij

Daesh

Dalam bahasa arab ISIS disebut ad-Dawlah al-Islāmiyah fī ‘l-ʿIrāq wa-sh-Shām dan disingkat musuh-musuhnya dengan Daesh, yang berarti “Orang yang menabur perselisihan”. Orang-orang yang mengatakan daesh adalah kalangan dari syiah Iraq dan Syria. Kata ini semakin terkenal ketika John Kerry dalam pidatonya selalu menyebut ISIS dengan Daesh. Bahkan parlemen Inggris meminta BCC untuk tidak menggunakan kata “Islamic State” dan menggantinya dengan kata “Daesh”.

Jadi Daesh adalah sebutan buruk untuk IS dari kalangan musuh-musuhnya.

Sedangkan khawarij adalah sebutan dari kalangan umat Islam terutama kalangan salafi yang berafiliansi kepada KSA yang juga musuh utama IS. Ulama-ulama KSA menyebut IS adalah golongan khawarij karena menentang dan memberontak pemerintahan yang sah. Padahal IS muncul karena serangan Amerika ke Iraq dan ketika Syria rusuh.

***

Begitulah penjelasan singkat tentang perbedaan IS, ISI, ISIS, ISIL, Daesh, Khawarij, Daulah Islamiyah dan Kekhalifahan Ibrahim. Pilihan di tangan anda, apakah anda tetap menyebut IS dengan nama ISIS walaupun ISIS telah bubar. Atau menyebut IS dengan nama Daesh seperti kalangan orang-orang syiah dan Amerika? Atau bisa menyebut IS yang sesuai dengan nama mereka sendiri. Semoga penjelasan tadi memperluas wawasan anda tentang perang di timur tengah.

Advertisements

7 Responses to “Apa Perbedaan ISIS, ISIL, IS dan Sebutan Lainnya?”


  1. 1 Pudi January 31, 2016 at 3:58 pm

    Saya jadi bingung! IS, ISI, ISIS atau ISIL semua kosakatanya dari bahasa inggris. Kenapa kelompok yang menyebut diri mereka ISIS atau ISIL, tidak memakai kosakata atau sebutan mereka dengan menggunakan bahasa arab, yang katanya mengatas namakan diri mereka negara islam?

    • 2 Where's My Humvee? February 1, 2016 at 12:32 pm

      Karena tidak semua orang tau bahasa Arab hanya masalah bahasa saja, tidak lebih.

      Tetapi bagaimana dengan pihak pihak yang menyebut ISIS? Padahal ISIS sudah bubar tahun 2014 lalu. Itu karena mereka hanya mendapatkan informasi dari media saja, media luar negeri seperti CNN, FOX, dll dan media dalam negeri seperti Metro, TVOne menyebut IS dalam beritanya dengan ISIS. Jadi penonton cuma terseret arus pemberitaan media saja, tanpa mengerti siapa nama ISIS sebenarnya. Sehingga mereka cuma taunya ISIS sedangkan nama lainnya tidak tahu.

  2. 3 Aryo Ucay November 10, 2016 at 6:11 pm

    jadi kita sebagai umat islam, harus mendukung yang mana? karena sedang ada pembantaian di suriah , menurut para ulama, dawlah islamiyah ini memberontak pemerintahan yang sah dan mendukung syiah untuk membantai ahlussunnah di suriah..
    bagaimana dengan pemahaman anda sendiri? lebih condong kemana?

    • 4 Where's My Humvee? November 20, 2016 at 3:20 am

      IS tidak memberontak kepada pemerintah yang sah, justru cikal bakal IS ada ketika US menyerang pemerintah Iraq hingga jatuhnya Saddam Hussein. Apakah itu bisa dikatakan pemberontak?

      Sedang setelah Saddam Hussein jatuh dan digantikan Nouri Maliki, justru Syiah Iraq banyak membantai umat Islam di sana. Apakah seseorang diam saja ketika keluargannya dibantai?

      IS mendukung Syiah di Suriah itu tidak benar, sedangkan di Iraq, IS lebih dulu berperang dengan kafir Syiah jauh sebelum Syria rusuh seperti sekarang.

      Ketika Syria mulai rusuh, justru IS mengirim bantuan ke Suriah lewat tangan JN dan akhirnya merebut kota Raqqah dan Mosul.

      Kenapa tuduhan sampai ada “IS mendukung Syiah di Suriah”, ingat musuh IS bukan Syiah saja tapi semua orang kafir. Termasuk kelompok-kelompok anti Assad yang ingin negaranya merdeka dari Assad. Ketika kelompok anti Assad ini diserang oleh IS, maka mereka melontarkan tuduhan jika “IS mendukung Syiah di Suriah”. Padahal sejak awal, IS menyerang semua orang kafir termasuk kelompok anti Assad.

  3. 5 abu umar December 7, 2016 at 8:47 am

    Benar apa yang dikatakan akun ini “IS” atau daulah islam, mereka berperang diatas haq dan memerangi kebatilan, pasukan ini sudah di nubuwwat oleh rosullulah saw tentang tentara panjihitam


  1. 1 Perbedaan YPG, PKK, dan Peshmerga | Software Quality Assurance Indonesia Trackback on July 28, 2015 at 9:47 am
  2. 2 Ulasan Video Propaganda IS/ISIS “Return of the Gold Dinar” | Software Quality Assurance Indonesia Trackback on September 4, 2015 at 10:20 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s