Menghilangkan Gatal di Selakangan Gara-Gara Jamur, Pengalaman Pribadi

Sebenarnya ini pengalaman yang buruk, tapi demi kepentingan orang lain biar cepat sembuh gatalnya dengan mengambil pelajaran dari aku, tak apalah pengalaman ini aku share.

***

Awal Mula Selakangan Gatal

Kisah ini berawal dari liburan dan mencari ide buat bisnis kambing ku ke Batu, rencannya aku mau tinggal di Batu selama 3 hari maka aku membawa pakaian secukupnya, 2 kaos, 2 celana dan 2 celana dalam. Di sana aku keliling-keliling kota Batu yang dingin dan sejuk, serta mencari perternakan kambing Boer di Batu.

Hari pertama aku langsung menuju sumber mata air di Bumi Aji dan mandi di sana, basalah pakaian ku. Esoknya naik ke tempat perternakan kambing yang jaraknya lumayan jauh, jalan bergelombang dan menanjak. Sampainya di sana aku keringatan dan cuaca di kota Batu yang tidak menuntu, aku pulang kehujanan. Nah aku udah 2 kali ganti baju, otomatis aku pakai baju yang pertama aku pakai berangkat, rencananya mau pulang gak apalah, nanti di rumah ganti. Sebelum pulang aku mampir ke rumah saudara di Malang, belakang kampus UMM untuk silahturahmi. Lha kok disuruh tidur di sana, rencana pulang hari itu akhirnya gagal.

Setelah pulang tidur di Malang, aku balik ke Batu untuk berpamitan dan lansung pulang, eh gagal juga karena klo hari Minggu bus Puspa Indah (satu-satunya bus Malang-Jombang) rame dan tidak kebagian tempat duduk. Aku ikuti nasehat mereka.

Nah malam itu selakangan ku gatal, tapi tidak aku pedulikan karena mungkin gara-gara serangga atau apalah.

Senin aku pulang, cuaca yang berbeda antara Batu dan Madiun membuat perjalanan ku penuh keringat dan lelah. Sesampainya di rumah aku langsung mandi dan ganti baju. Bau apek.

***

Gatal Menyerbu Selakangan dan Mencari Penyebabnya

Sesampainya di Madiun, gatal di selakangan ku semakin menjadi-jadi awalnya sih enak klo digaruk, tapi lama-lama bikin licet. Aku coba pakai bedakin, aku kasih obat gatal anak (lupa namanya), aku kasih rendaman daun sirih gak mempan juga. Aku beli obat gatal seharga Rp. 30.000 dari mas yang kos di rumah ku (kebetulan dia deteler obat), sembuh tapi 1 minggu kemudian gatal itu muncul lagi.

Akibat dari gatal itu selakangan ku jadi hitam, dan bentol-bentol mirip digigit semut. Maka aku ambil kesimpulan, klo gatalnya dari kutu, aku pun potong bulu di kemaluan ku sampai bersih. Tapi eh masih aja selakangan gatal dan sudah 1 bulan menderita. Di kasih obat, sembuh, eh muncul lagi dan begitu seterusnya.

Akhirnya aku disarankan untuk ke dokter kulit, sempat terunda karena dokternya libur praktek kerja. Esoknya aku kesana lagi dan periksa, dusuruh menunjukan selakangan ku, kata dokter kulit; “Itu jamuran, kamu jarang ganti sempak ya?”. Sontak aku langsung teringat apa yang telah aku lakukan di malang aku gak ganti sempak selama 3 hari.

Dokter melanjutkan, “Dan jaga agar selakangan mu jangan lembab, karena bisa tumbuh jamur”. Nah lho selama di Malang aku mandi di sumber mata air, kehujanan, pulang keringatan dan diperparah tidak ganti sempak. Cocok dah kombinasi yang tepat kenapa jamur bisa tumbuh di selakangan ku. Mungkin jamur itu klo aku biarkan, bisa aku panen kayak jamur tiram, hahaha.

Setelah konsultasi ke dokter kulit, dan membayar sebesar Rp. 50.000 ke dokter terus dikasih resep obat. Ternyata dikasih obat ramuan dokter seharga Rp. 50.000. Selama 3 hari aku pakai gatal berkurang, kulit kering mengelupas mirip ular ganti kulit dan bekas gatal di selakangan jadi hitam.

Dari sini aku menari kesimpulan, yang membuat selakangan gatal dan mengakibatkan jamuran adalah, kurang menjaga kebersihan terutama celana dalam dan lembab. Pasca kejadian itu aku menjaga kelembapan selakangan ku biar tidak terlalu basah.

***

Gatal Menyerbu Lagi dan Serangan Besar-Besaran Dimulai

Setelah dikasih resep dokter dan gatal mulai hilang, saya kembali memulai aktivitas sehari-hari tanpa gatal di selakanganan. Tapi 2 minggu setelah resep dokter abis, gatal itu kembali menyerang selakangan ku. Waduh apa yang salah nih? Padahal aku sudah menjaga kebersihan dan kelembapan selakangan ku.

Eh tau-tau Ibu, Bapak ku juga terneka penyakit gatal dengan ciri-ciri yang sama, seperti bentol-bentol seperti habis digigit serangga tapi gatalnya minta ampun. Setelah itu aku dan ibu ku mencari sumber penyakit, kenapa gatal itu bisa kembali lagi. Ibu ku ambil kesimpulan, klo kita menggunakan handuk yang sama selesai mandi. Binggo!! Akhirnya ibu mencuci dan direndam di air hangat semau pakaian yang telah dipakai. Dan aku dikarantina, disediakan handuk sendiri, klo habis garuk-garuk cuci tangan dan baju ku dicuci secara terpisah.

Karena obat dari dokter kulit telah habis, dan klo minta resepnya perlu ke dokter lagi, biaya mahal. Akhirnya cari alternatif lain yang lebih murah. Ayah ku yang di Madura terkena penyakit gatal, waktu gatal menyerang selakangannya dia kasih obat panu Kalpanak. Katanya waktu ngasih itu ke titik gatal, dia lompat-lompat kesakitan karena perihnya, dan sembuh.

Akhirnya aku ambil kesimpulan, Kalpanak mengandung alcohol maka aku harus beli alcohol untuk membersihkannya. Selain itu aku teringat kata dokter dulu, jamur tumbuh karena selakangan lembab. Maka aku ganti obat yang dulunya salep, aku ganti jadi bedak. Baiklah uang telah siap, saatnya berburu alcohol dan bedak gatal. Sesampainya di toko obat aku beli 1 botol alcohol 70% sehargan Rp.10.000, kapas (lupa harganya) dan bedak gatal. Tapi bedak apa? Aku disarankan sama penjualnya untuk pakai Daktarin. Oke aku ambil beli bedak gatal Daktarin, seharga Rp. 50.000.

Sesampainya di rumah, alcohol 70% aku kasih ke kapas dan aku lap di selakangan ku biar bersih dan kuman-kumannya hilang. Ternyata benar, aku jingkrak-jingkrak karena sakit, perih bro. Setelah selakangan bersih dan kering aku taburi bedak Daktarin. Karena takut klo sempak yang selama ini aku pakai terkontaminasi jamur, aku gak pakai sempak hahaha.

Selama 2 minggu aku rutin melakukan pengobatan dan tidak memakai sempak, gondal-gandul ya udah, toh yaa punya ku hahaha. Alhamdulillah sembuh, kulit kering mulai mengelupas dan bekas gatal hitam memudar. Takut gatal menyerang selakangan lagi, sehabis mandi aku bersihkan selakangan ku dengan alcohol dan aku bedakin dengan Daktarin biar tidak lembab. Karena gak gatal, alcohol yang kena di selakangan bikin adem-adem gimana gitu hahaha.

***

Kesimpulan

Hahaha tidak terasa lebih 1000 kata cuma membahas selakangan. Bagi yang terkena gatal gara-gara jamur coba ikuti instruksi ku. Obatnya adalah;
– Alcohol
– Kapas
– Bedak Daktarin
Caranya seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya, silahkan diikuti.

Jika terlalu parah, lebih baik hubungi dokter kulit di dekat rumah anda. Oh ya tidak harus bedak Daktarin karena setiap orang beda-beda efek obatnya. Dan pisahkan baju yang telah dipakai dengan baju lain waktu dicuci, takutnya nular ke orang lain.

Semoga pengalaman konyol ku dengan gatal bisa dijadikan pengalaman agar tetap menjaga kebersihan daerah selakangan, karena sekali gatal bikin kikuk.

Advertisements

31 Responses to “Menghilangkan Gatal di Selakangan Gara-Gara Jamur, Pengalaman Pribadi”


  1. 1 alfanfebri January 4, 2016 at 6:00 pm

    Anda ingin memiliki masalah kulit? bingung harus konsultasi dengan dokter?
    Anda ingin tampil lebih cantik tanpa masalah di kulit wajah?
    Ingin baca artikel seputar kecantikan kulit? atau tanya jawab seputar kesehatan?
    kunjungi dokter kulit dhelya widasmara di Malang.
    More Information : website dokterkulithelya.com

  2. 2 dedy March 12, 2016 at 12:55 pm

    aku cukup dengan alcohol 70% seharga 9400 rupiah.. alhamdulillah smpe skng bersih total dari gatal2(jadi promosi alcohol ne).. haha

  3. 3 ria June 25, 2016 at 6:03 am

    kak saya juga sama seperti kakak apakah benar ciri2 yang dialami kk tuh bentol, warna hitam, gatal, tetapi bentol nya hanya satu

  4. 5 viqi November 20, 2016 at 12:13 pm

    Trimakasih Ber manfaat sekali mau aku coba semoga aku berhasil..

    • 6 Where's My Humvee? November 24, 2016 at 3:46 am

      Bersihkan pakai alcohol, klo sudah kering taburi bedak daktarin atau salep. Lakukan terus sampai benar-benar sembuh. Kalau sudah sembuh jaga kelembapan pakai bedak daktarin, karena bisa jamur bisa datang kembali. Jika tidak kunjung sembuh segera berobat ke dokter kulit.

      Oh ya jangan lupa, karantina baju dan handuk mu dari orang lain, takutnya menular.

  5. 7 m4th January 21, 2017 at 9:17 am

    trima kasi gan
    klo ane cm perlu alkohol 70% & kapas hehe
    pertama gosok pake kapas & alkohol
    kedua basuh area dgn alkohol & tangan

  6. 9 Billy Dosk February 8, 2017 at 8:19 pm

    bos sekarang udah sembuh total sampe tak berbekas lagi? kalo boleh tau treatmentnya gmn, berapa kali sehari? ane bingung bos sebeneranya udah sembuh apa belom. ane masih rajin ngobatin buat ngilangin bekasinya, tapi malah kadang suka gatel walaupun ngak gatel bgt kaya biasanya dan muncul bentol. kira kira ciri ciri mau sembuh bener gimana ya bos? tolong dibantu bos, pusing banget ini udah gara gara jamur doang -_-

    • 10 Where's My Humvee? February 22, 2017 at 12:31 pm

      Sembuh total? Tidak juga, kadang datang tapi tidak terlalu parah seperti dulu, klo pun gatal itu datang dikarenalan aku kurang perhatian terhadap kebersihan selakangan ku.

      Treatmentnya gimana dan berapa hari? Dulu waktu sakit gatal parah datang, setiap hari aku kasih obat Daktarin salep dan selalu bersihkan selakangan ku dengan alkohol. Sekarang udah sembuh, untuk menjaga kebersihan dan kelembapan selakangan ku aku pakai bedak Daktarin, dan aku pakai 2 hari sekali. Klo terlalu lembab biasanya aku pakai bedaknya.

      Ciri ciri sembuh bener, kulit mulus, bentol-bentol hilang dan tidak gatal. Ketika memasuki fase mau sembuh, kulit pada bagian bentol-bentol itu mengelupas kok.

      Sebagai tambahan, klo sudah sembuh tetap jaga selakangan mu, minimal 2 hari sekali dikasih bedak Daktarin terus, jangan berhenti, klo berhenti biasanya jamur datang kembali.

      • 11 Billy Dosk February 23, 2017 at 6:47 pm

        apakah penyakit ini bisa benar benar sembuh? kalo sembuh kulit yang menjadi hitam itu semuanya atau pinggirnya saja tapi tengahnya tidak? kulit saya sudah rata lg tidak gatal dan menhitam pinggirnya dan tengahnya ngak, tapi beberapa ada yg menghitam semuanya. oh iya mas waktu kambuh lagi itu gimana dan biasanya disebabkan apa. apa karna kurang bersih dan penyakitnya blm sembuh benar atau karna terkena penyakit itu lg? soalnya saya sempat berhenti mengobati dan tidak gatal lg sampai sekarang, tapi malah meluas terkena di kaki tangan dan mulai ke wajah.

  7. 12 Gus February 15, 2017 at 5:51 pm

    Ini kalo sudah sembuh total bekas hitamnya jg ikut hilang ya?

  8. 16 risma March 3, 2017 at 3:07 am

    kalo bedaknya diganti pake bedak saliciyl bis ga ?

  9. 18 putri utik March 18, 2017 at 5:22 am

    Alkoholnya dipakein kapas, diusap diselangkangan apa ditepuk2 ?

  10. 20 sugarplum March 25, 2017 at 6:22 am

    berarti saya pake daun sirih ga ada gunanya dong? klo pake bedak bayi dlu bsa ga ya?

  11. 22 gijil March 30, 2017 at 10:11 pm

    punya ku ireng tapi r gatel

  12. 24 heny April 4, 2017 at 8:39 am

    Mbk klo smean itu makenya brp kali sehari biar bener2 sembuh?

  13. 26 muhamad rindiansah April 5, 2017 at 5:51 am

    Saya juga mengalami penyakit jamur udah beberapa hari ini aku terus meminum obat ketoconazole dan obat salep ketoconazole apakah itu bagus buat penyakit jamur?

  14. 27 Selvy.dwiyantii May 3, 2017 at 12:54 pm

    Kalo pkai salep daktarin sembuh ngaa?

  15. 28 Aqilla May 9, 2017 at 1:40 am

    Bang.. alkohol nya tuh apa ya ?? Q gak ngarti bang … bantu jawab donk…

  16. 29 pecinta gatal😂 May 24, 2017 at 12:57 am

    setelah ini sepertinya banyak yg gak pake sempak😂😂

  17. 30 aadizzulhaq June 7, 2017 at 9:46 pm

    Kulitnya Mengelupasnya itu kayak gimana? Kan setelah mengelupas kulitnya tipis.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s