Beberapa Keunggulan Ichimoko Untuk Forex Trading

Forex trading anda selalu gagal karena tidak tau kemana arah harga akan berjalan? Jika iya, sebaiknya anda belajar dari keunggulan Ichimoku Kinko Hyo yang dapat dengan mudah mengetahui kemana arah harga akan berjalan. Dalam Ichimoku ada “Awan” yang dapat membantu menganlisis dengan mudah, bahkan dalam sekali lihat trend dominan harga itu turun atau naik. Awan itu dibentuk Senkou Span A dan Senkou Span B, nanti akan kita bahas lebih lengkap.

Sebelumnya indikator Ichimoku telah digunakan sejak tahun 1970 tapi karena mempunyai akurasi yang baik dalam menganalisi harga, akhir tahun 1990 indikator ini mulai digunakan untuk menganalisis harga mata uang dan saham. Kini Ichimoku telah menjadi bagian penting dalam trading forex dan merupakan indicator favorit trader untuk menganalisis harga.

Sebelum membaca lebih lanjut artikel ini, lebih baik hapus dulu indikator-indikator yang telah dipasang di softaware Metatrader, fokuslah pada 1 indikator Ichimoku saja.

Indikator Ichimoku itu besar yang mempunyai 5 atribut yang sudah mewakili indikator lainnya. Ambil contoh atribut Senkou Span A dan Senkou Span B yang bisa membentuk Awan atau “Kumo” cara kerjanya mirip dengan Moving Averages. Semakin banyak indikator dalam chart akan membuat pusing dan bingung dalam mengambil keputusan. Contoh indikator A naik, indikator B turun, indikator C sideways, akhirnya trader bingung karena banyaknya informasi yang dia dapat dan informasi itu berbeda-beda, akhirnya dia salah mengambil keputusan.

Sudah cukup ngomong panjang lebarnya, lebih baik kembali fokus ke beberapa Keunggulan Ichimoko Untuk Forex Trading. Baiklah, pertama-tama anda harus memahami jika indikator Ichimoku dibentuk dari 5 atribut, yaitu Kijun Sen, Tekan Sen, Chikou Span, Senkou Span A dan Senkou Span B, dimana setiap atribut punya fungsi dan keunggulan masing-masing.

Mengetahui Trend Dominan Harga Dengan Mudah

Ini adalah salah satu keunggulan Ichimoku dalam trading forex, yaitu mengetahui trend dominan harga dengan mudah bahkan dalam sekilas melihat. Dengan memanfaatkan Kumo (Awan) yang dibentuk dari 2 atribut yaitu Senkou Span A dan Senkou Span B, dimana jika harga di atas Kumo berarti trend harga sedang naik, sebaliknya jika harga di bawah kumo berarti trend harga sedang turun, sedangkan jika harga di dalam kumo berarti harga sedang sideways. Biar lebih mudah memahaminya lihatlah gambar EURUSD di bawah ini;

Gambar 1

Gambar EURUSD

Gambar di atas adalah chart EURUSD yang masih kosong belum dipasang indicator apapun, apakah anda bisa melihat trend dominan harga? Sulit, kemungkinan harga turun tapi kok di akhir-akhir candle kok sideways, jangan-jangan mau naik. Nah kita lanjut bagaimana dengan gambar di bawah ini, yang telah dipasang indikator Ichimoku?

Gambar 2

Gambar EURUSD dengan Kumo

Perhatikanlah gambar di atas, pasti anda berfikiran sama dengan aku jika trend harga EURUSD sedang turun, karena harga di bawah Kumo. Mudahkan, dalam sekali lihat anda bisa menentukan trend dominan. Itu berarti open order yang terbaik adalah sell, karena harga sedang turun. Ingat selalu ikuti tren, jangan melawan tren karena kamu bukan yang punya bank Barclays yang modalnya tak terbatas.

Kumo adalah nyawa dari Ichimoku, tanpa adanya Kumo akan sulit mengetahui arah dominan harga akan berjalanan. Tanpa Kumo trader akan tersesat, tidak bisa mengetahui arah mata angin, akibatnya fatal trader bisa kena margin call (MC)

Mengetahui Dimana Open Order Terbaik

Setelah mengetahui tren dominan harga menggunakan Kumo, tentunya trader tidak sembarangan open order di sembarang tempat. Jangan sampai ketika harga sedang koreksi malah open order, ini bisa berakibat fatal karena terkenal SL padahal tren sudah sesuai dengan perkiraan. Tapi dengan memanfaatkan 2 atribut di Ichimoku seperti Kinjun Sen dan Tekan Sen, dapat sebagai sinyal kapan harus open order.

Gambar EURUSD dengan Kumo dan Kinjun Tekan Sen

Gambar EURUSD dengan Kumo dan Kinjun Tekan Sen

Ketika Kinjun Sen dan Tekan cross adalah waktu yang tepat untuk open order, tapi harus sesuai dengan tren dominan. Maksudnya ketika harga sedang turun, kita harus open order ketika sinyal kinjun sen dan tekan sen sell. Kinjun Sen ketika berada di bawah Tekan Sen itu berarti signal untuk sell, sebalinya, ketika kinjun sen di atas tekan sen berarti signal untuk buy. Dari gambar di atas, harga di bawah kumo yang berarti tren harga sedang turun, maka kita mencari signal kinjun sen di atas tekan sen dan ketika itu terjadi kita open order sell.

Untuk lebih mengetahui dan mendalami banyaknya sinyal-sinyal untuk open order silahkan anda merujuk ke website Ichimoku Trading Strategies silahkan dibaca dan dipahami dengan baik-baik. Website itu juga rujukan saya dalam mencari ilmu tentang Ichimoku.

***

Sekiranya cukup 2 tadi keuntungan menggunakan ichimoku dalam trading forex, sebenarnya masih banyak lagi keuntungan lainnya, seperti menetapkan SL dan TP tapi karena terbatasnya waktu dan tenaga dalam menulis jadi harap malum. Nanti kalau ada waktu akan saya update lagi biar lengkap.

Advertisements

0 Responses to “Beberapa Keunggulan Ichimoko Untuk Forex Trading”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s