Kecerdasan Nabi Ibrahim Melawan Penyembah Berhala

Akan aku kabarkan kisah tentang kecerdasan nabi Ibrahim as melawan kaum penyembah berhala dengan senjata berhala mereka sendiri.

Nabi Ibrahim as dianugerahi gelar rasul oleh Allah untuk menyebarkan agama tauhid (1 tuhan) di dunia ini. Walaupun ayahnya pembuat patung berhala tetapi ia berlepas diri dari penyembahan berhala. Bahkan ayahnya sering dinasehati kalau perbuatan itu salah karena patung bukanlah tuhan.

Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”

QS Al An’aam 74

Setelah dianugerakan gelar rasul dan disuruh menyampaikan kalimat La illaha ilallah kepada umatnya, ternya banyak sekali yang menentangnya. Bahkan raja memerintahkan untuk mengumpulkan kayu dari seluruh negeri untuk membakarnya.

Tetapi sebelum raja membakarnya ada kisah kecerdasan nabi Ibrahim as yang tertulis dalam Al Qur’an Al Anbiyaa’ 52 – 71

Di wilayah kaum kafir menyembah banyak berhala, sampai-sampai setiap sudut mata melihat semua di isi berhala. Nabi Ibrahim as berdakwah di sana tetapi ia diacuhkan bahkan diancam dibakar jika meneruskan dakwahnya. Dan orang-orang kafir masih saja menyembah berhala dan memohon kepada patung itu.

Tetapi kecerdasan nabi Ibrahim as untuk mengalahkan argumen mereka di luar akal ku sendiri. Kalau aku di posisinya aku tak punya pikiran seperti itu.

Ketika gelap menyeliputi langit dan cahaya bintang mulai bertebaran diangkasa, diam-diam nabi Ibrahim as menghancurkan patung-patung berhala itu dan disisakan 1 patung berhala yang paling besar dan dikalungkan kapak dileher berhala itu.

Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.

QS Al Anbiyaa’ 58

Keesokan paginya kaum kafir terkejut melihat tuhan-tuhan mereka hancur berantakan.

Mereka berkata: “Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim.”

QS Al Anbiyaa’ 59

Mereka penasaran siapa yang berani menyulut api peperangan. Mereka pun menuduh, menangkap dan mengintrogasi nabi Ibrahim sebagai pelaku utamanya.

Mereka berkata: “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim .”

Mereka berkata: “(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan.”

Mereka bertanya: “Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?”

QS Al Anbiyaa’ 60 – 62

Mendengar tuduhan itu, ia mengelak dan menuduh patung besar itu yang menghancurkan tuhan-tuhan mu karena dia yang membawa kapak.

Ibrahim menjawab: “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara.”

QS Al Anbiyaa’ 63

Hahaha mak jleb, cerdaskan? Kalau aku melihat kejadian itu pasti tertawa terbahak-bahak. Kalau aku diposisi orang kafir pasti aku akan bertobat, karena bagaimana mungkin patung berhala bisa menghancurkan patung lainnya.

Kembali ke kisah nabi Ibrahim, beberapa kaum kafir pun bertobat setelah mendengar pertanyaan nabi Ibrahim as seperti itu.

Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata: “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)”,

kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): “Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara.”

QS Al Anbiyaa’ 64 – 65

Mendengar kaum kafir tahu kalau berhala itu tidak bisa bicara, nabi Ibrahim melanjutkan pertanyaanya.

Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?”

Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?

QS Al Anbiyaa’ 66 – 67

Tetapi masih aja ada pihak dalam kekafiran setelah ditunjukan akal dan logika tentang ketidakberdayaan berhala-berhala itu dan memerintahkan untuk membakarnya.

Mereka berkata: “Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak.”

QS Al Anbiyaa’ 68

Walaupun dikumpulan semua kayu di wilayah kaum kafir itu sebagai bahan bakar untuk membakar nabi Ibrahim as. Tetapi mereka lupa yang menciptakan Api adalah Allah swt, akhirnya nabi Ibrahim as diselamatkan oleh Allah swt.

Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”,

QS Al Anbiyaa’ 69

Wallahu A’lam

Advertisements

0 Responses to “Kecerdasan Nabi Ibrahim Melawan Penyembah Berhala”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s