Archive for June, 2014

Penggrebekan Dzu Amarr: Ketika Rasulullah Tak Bersenjata dan Tak Dikawal.

Lagi lagi Madinah terancam oleh pasukan kafir, Dzu Amarr yang memimpin pasukan benar-benar ingin meratakan Madinah dari semua sisi. Madinah sebagai benteng teakhir kaum muslimin pasca hijrah, sekali akan diuji diuji kekuatannya oleh Dzu Amarr.

Melihat pergerakan kaum kafir untuk menyerang Madinah, rasulullah kini menyiapkan 450 prajurit untuk bersiap-siap melawan pasukan Dzu Amarr. Kini pasukan Islam telah siap dan bergerak untuk menserbu Dzu Amarr, tetapi ditengah perjalanan pasukan muslimin berhasil menangkap seorang pria dari Bani Tsa’labah dan dibawalah dia menghadap rasulullah untuk diinterogasi.

Interograsi membuahkan hasil, orang yang tertangkap tadi mengatakan,

“Mereka tidak akan pernah berani menjumpaimu. Begitu tau kau bergerak, mereka akan lari ke puncak-puncak bukit.”

Setelah berhasil mengkorek informasi yang banyak, orang yang tertangkap tadi di ajak masuk islam oleh rasulullah dan ia pun menerimanya. Ia pun bergabung dalam pasukan Bilal dan menjadi petunjuk jalan ke Ghathafan tempat peristirahatan pasukan Dzu Amarr.

Tetapi setelah sampai di Ghathafan, pasukan muslimin tidak menemukan siapapun di sana. Informasi yang didapatkan dari hasil interograsi tadi benar adanya, pasukan Dzu Amarr tak berani perhadapan langsung dengan singa-singa Allah dan lari berpencar ke bukit-bukit.

Melihat tak ada lagi ancaman dari pasukan Dzu Amarr, rasulullah memerintahkan untuk kembali ke Madinah. Saat perjalanan pulang, hujan datang dan membasahi baju rasulullah. Setelah hujan reda, ia pun menyangkutkan bajunya ke sebatang pohon agar cepat kering dan berbaring jauh dari para sahabat.

Saat sedang berbaring itulah ternyata Dzu Amarr melakukan penggrebekan. Dzu Amarr ternyata diam-diam menyelinap tanpa diketahui sahabat rasulullah dan menyerang nabi. Dzu Amarr berdiri dengan gagah dan tangannya yang kokoh memegang pedang yang diarahkan ke pada rasulullah.

Dzu Amarr yang merasa di atas angin, karena rasulullah tidak membawa pedang dan sahabat tidak melindunginya berkata,

“Siapa yang akan melindungimu sekarang?”

Rasulullah dengan tegas dan tenang menjawab,

“Allah!!”

Pedang Dzu Amarr tiba-tiba jatuh, jawaban rasulullah membuat tangan yang kokoh Dzu Amarr bergemetar dan menjatuhkan pedangnya. Seketika itu rasulullah menyambar pedang Dzu Amarr dan mengacungkan pedangnya ke Dzu Amarr dan bertanya,

“Siapa yang akan melindungimu sekarang?”

Sontak Dzu Amarr tak bisa menjawab, ia pun kebingungan dan ketakutan, siapa yang sanggup menolong dia saat nyawanya terancam. Dia menyusup diam-diam dan bergerak sendiri, kini dia tak ada yang menolongnya. Merasa tak bisa berbuat apa-apa dan tak punya penolong Dzu Amarr pun mengucapkan,

“Tidak ada. Aku bersaksi tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah.”

Wallahu A’lam

Sumber

[1] Perang Muhammad, Kisah Perjuangan dan Pertempuran Rasulullah. Dr. Nizar Abazhah.

Protected: Konflik Iraq – Syria dan Gerakan Jihad Islam ISIS

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Sabbatai Zevi “False Messiah” yang Masuk Islam

Brockhaus_and_Efron_Jewish_Encyclopedia_e13_783-0Sabbatai Zevi seorang pemuda yahudi berumur 23 tahun tinggal di Smyrna adalah seorang terpelajar dan penganut kabbalah taat, walaupun banyak yang meragukannya. Dia mempunyai pemikiran dan pandangan tentang membangkitkan kaum Yahudi dari penindasan dan pembuangan setelah peristiwa granada. Kharismanya yang begitu menawan dan keterpurukan kaum Yahudi membuat pemikiran-pemikirannya mudah diterima, walaupun pemikirannya yang cenderung nyeleh tetapi dia mempunyai pengikut setia walaupun berjumlah sangat kecil.

Di tengah keterpurukan kaum Yahudi di eropa, sebenarnya sebagian besar kaum Yahudi merindukan turunnya Mesias, yang akan memperbaiki dunia pada umumnya dan mengangkat derajat kaum Yahudi, khususnya.

Kerinduan pada Mesias juga terjangkiti pada diri Sabbatai Zevi, ia dengan kelompok kecilnya mengadakan ritual-ritual yang haram dan menentang hukum Kabbalah. Seperti mengatakan nama-nama Tuhan yang terlarang dan mengkonsumsi makanan haram, berharap dengan kelakuannya yang rusak itu dapat mempercepat turunnya Mesias, serta membawa hukum dan perintah tuhan yang baru.

Kelompok Sabbatai Zevi mengatakan perbuatannya itu adalah dosa suci, perbuatan yang sebenarnya telah melanggar hukum agama tetapi bertujuan agar Mesias segera turun. Tentunya pemikiran ini ditentang oleh rabi-rabi Yahudi yang masih taat dengan hukum-hukum Kabbalah.

Kegiatan kelompok Sabbatai Zevi yang nyeleh itu semakin menjadi-jadi, akhirnya ia dan kelompoknya dikucilkan oleh kaum Yahudi sendiri. Ia pun pergi meninggalkan Smyrna dan berkelana ke kekerajaan Islam Usmani. Linglung tanpa arah dan dikucilkan kaumnya sendiri, ia pun ingin dirinya bertobat dan ingin menjadi rabi.

ZEVI, NATHAN DAN MESIAS

Di tengah kondisi kehampaannya itu, ia mendengar ada seorang Kabbalis muda di Gaza yang menyatakan dirinya adalah seorang Mesias. Ia bersama Istrinya segera berangkat ke Gaza, Sabbatai Zevi pun mengunjungi Kabbalis muda itu, untuk membuktikan sendiri apa yang ia dengar itu benar atau hanya bualan belaka.

Di Gaza ia bertemu dengan Kabbalis muda itu, yang bernama Nathan (Nathan of Gaza). Nathan adalah seorang pemikir cemerlang, taat pada agamanya dan mempunyai pengaruh kuat terhadap kaum Yahudi. Kepada Sabbatai Zevi, Nathan mengatakan sering mendapatkan bisikan-bisikan tuhan dan mimpi-mimpi ada seseorang yang bernama Sabbatai Zevi adalah seorang Mesias yang akan membangkitkan bangsa Yahudi dari keterpurukan dan akan merebut Yerusalem dari tangan Sultan Mehmed IV.

Mendengar pernyataan itu dari Nathan, Sabbatai Zevi tentu saja tidak langsung percaya. Tetapi kecerdasan Nathan dan argumen-argumen kuatnya membuat hati Sabbatai Zevi luluh. Akhirnya pada tahun 28 Mei 1665 ia meproklamirkan bahwa dirinya adalah Mesias. Mesias yang akan mengangkat derajat kaum Yahudi dan membawa perintah dan hukum Tuhan yang baru.

Setelah meproklamirkan diri sebagai Mesias tanpa pikir panjang ia mengiriman surat ke Mesir, Allepo dan Smyrna untuk memberitahukan kepada semua orang bahwa ia sebenar-benarnya Mesias. Kuatnya pengaruh Nathan bagi kalangan Yahudi membuat berita ini mudah diterima oleh orang-orang Yahudi.

Alhasil Berita itu pun tersebar bagai kilat, setiap sudut kota orang-orang Yahudi mengkabarkan berita itu sehingga hampir tak ada satupun orang Yahudi tak mendengar kabar itu. Bahkan di tempat pelarian orang-orang Yahudi pasca peristiwa Granada yang jauh dari Gaza seperti Mesir, Iran, Balkan, Italia, Amsterdam, Polandia dan Perancis pun juga mendengar berita itu.

Walupun sudah mengatakan dirinya adalah Mesias, ternyata ritual-ritual jahil dahulu masih melekat padanya. Buktinya dengan mengenakan jubah Mesias, Sabbatai Zevi memerintahkan penghapusan puasa, memperbolehkan arak-arakan dan tari-tarian di jalanan, mengucapkan nama Tuhan yang terlarang, makan makanan haram dan memanggil wanita-wanita untuk membaca kitab suci di Sinagoge. Tentunya rabi-rabi Yahudi yang masih berpegang teguh ajaran Kabbalah menolak dan jijik dengan tingkah lakunya, tetapi kharisma Mesias sudah membutakan orang-orang Yahudi yang telah terlanjur gembira dengan turunnya janji Tuhan.

Nathan yang sebagai guru spiritual Sabbatai Zevi juga memerintahkan kaum Yahudi untuk melakukan dosa suci untuk mempercepat kiamat. Di kota-kota buangan, orang-orang Yahudi melakukan apa yang diperintahkan Nathan. Mereka melakukan hal-hal yang konyol, seperti bergulung-gulung di atas duri, menenggelamkan diri Es dan bergadang. Tetapi ada juga kaum Yahudi yang takut kiamat, mendermakan hartanya kepada orang miskin, berharap sebagai amal ibadahnya sebelum mereka mati. Bahkan ada orang-orang Yahudi menjual seluruh harta bendanya di tempat pelarian untuk bersiap diri menuju Yerusalem.

Kaum Yahudi benar-benar terbuai dengan fantasi mereka, berfikir bahwa kehidupan lama (penindasan bangsa Yahudi) telah usai untuk selamanya setelah turunnya Mesias Sabbatai Zevi.

AKHIR DARI MESIAS

Yerusalem tanah yang diklaim tanah kaum Yahudi sebagai tanah perjanjian mereka dengan Tuhan masih digenggaman Sultan Mehmed IV. Ia bersama Nathan mempunyai resolusi untuk merebut kembali tanah mereka dan mendirikan negara mereka untuk melindungi kaumnya dari cengkraman penindasan kaum Kristen eropa. Dengan dukungan dari kaum Yahudi di seluruh dunia, Sabbatai Zevi memohon restu untuk menyerang Sultan Mehmed IV. Dukungan kaum Yahudi dan gelar Mesias membuat Sabbatai Zevi optimis Tuhan di pihaknya dan kemenangan ada ditangannya.

Mendengar kabar itu kerajaan kesultanan Usmani tidak tinggal diam, kerjaan memerintahkan untuk menangkap Sabbatai Zevi sebelum mengumpulkan pasukan bilamana itu terjadi akan ada pertumpahan darah. Sabbatai Zevi yang mendengar kerajaan akan menangkap dia, segera dia pergi dari Gaza, tetapi sayang di Ginapolli dia tertangkap dan ditahan. Dia pun diekstradisi ke Istabul guna menemui sultan Mehmed IV.

Di hadapan Sabbatai Zevi, Sultan Mehmed IV memberikan 3 pilihan yaitu, membuktikan jika ia benar-benar seorang Mesias dengan menghidari panah yang ditembakan kepadanya, mati atau masuk Islam.

Sabbatai Zevi pun memilih masuk Islam, ternyata kepindahan Sabbatai Zevi menjadi seorang mualaf tidak main-main. Ia pun mengajak pengikutnya untuk masuk Islam, sekitar 300 keluarganya termasuk pengikutnya masuk Islam bersamanya. Sultan Mehmed IV pun senang mendengar kabar itu, ia pun memberi nama Islam kepada Sabbatai Zevi yaitu Mehmed Effendi dan diangkat sebagai pegawai pemerintahan dan mendapat gaji untuk menunjang hidupnya.

TUDUHAN DAN KELOMPOK SABBATEAN

Kabar Mesias masuk Islam membuat gempar kaum Yahudi, seakan tak percaya bahwa seorang Mesias masuk Islam. Mesias yang membawa harapan baru bangsa Yahudi untuk mengakhiri masa perasingan kini telah masuk Islam.

Sedangkan Nathan guru spiritualis Sabbatai Zevi pun terpuruk, dialah aktor utama yang mengatakan Sabbatai Zevi adalah Mesias.

Kaum Yahudi pun menuduh perbuatan yang dilakukan oleh Sabbatai Zevi merupakan dosa terburuk dan tak tertandingi. Sepertinya mereka lupa, dulu mereka pernah melakukan dosa suci untuk mempercepat turunnya Mesias ke muka Bumi. Banyak tuduhan-tuduhan hina yang dialamatkan kepada Sabbatai Zevi setelah masuk Islam, tetapi ia tetap berpegang teguh dengan ajaran Islam dan malah mengajak kaum Yahudi untuk masuk Islam.

Tuduhan yang paling menyakitkannya adalah ia masuk Islam karena dipaksa Sultan Mehmed IV, tetapi dalam surat yang ditulis pada tahun 1889 menyangkal tuduhan itu. Ia menulis dalam suratnya agama Islam adalah kebenaran sejati.

Walaupun kebanyakan orang-orang Yahudi yang dulunya percaya bahwa Sabbatai Zevi adalah Mesias menganggap hina dia, tetapi ada juga orang-orang Yahudi yang taat kepada Mesias itu, dengan mengikuti Mesias Sabbatai Zevi. Kelompok ini mengajak orang-orang Yahudi untuk taat dan mengikuti Mesias Sabbatai Zevi untuk memeluk Islam karena dia seorang Mesias, kelompok ini menamakan dirinya Sabbatean.

Kelompok Sabbatean menganggap Mesias Sabbatai Zevi tidak bersalah, Mesias mencoba menunjukan jalan yang benar kepada kaum Yahudi untuk masuk Islam. Buktinya setelah Sabbatai Zevi masuk Islam, dia taat dan patuh kepada hukum syariah, Al Qur’an sering dibawa di tangan kanannya, dan masyarakat Muslim sering memberitakan kesalehannya. Dosa suci yang dulu pernah dia perbuat ketika menganut agama Kabbalah, tidak dilakukan lagi ketika ia menjadi mualaf. Sekiranya ini cukup membuktikan ia benar-benar telah bertobat kepada Allah swt.

Wallahu a’lam

Sebenarnya masih banyak sumber-sumber lain tentang Sabbatai Zevi, tetapi karena menulis artikel ini aku dalam keadaan sakit jadi mohon maaf kalau kurang maksimal.

NB: Apa yang dilakukan Sabbatai Zevi sebelum memeluk Islam seperti kelakuan orang kafir Syiah. Mereka ngaku-ngaku Islam tetapi imam mereka menyuruh melakukan perbuatan dosa agar Imam Mahdi segera turun ke bumi. Bisa ditarik kesimpulan bila mana ada orang mengatakan Syiah buatan orang Yahudi adalah benar adanya, karena kelakuan mereka mirip Sabbatai Zevi waktu dalam kekafiran.

SUMBER

[1] Berperang Demi Tuhan Fundamentalisme dalam Islam, Kristen dan Yahudi. Karen Armstrong.

[2] Sabbatai Sevi. Wikipedia.

Kecerdasan Nabi Ibrahim Melawan Penyembah Berhala

Akan aku kabarkan kisah tentang kecerdasan nabi Ibrahim as melawan kaum penyembah berhala dengan senjata berhala mereka sendiri.

Nabi Ibrahim as dianugerahi gelar rasul oleh Allah untuk menyebarkan agama tauhid (1 tuhan) di dunia ini. Walaupun ayahnya pembuat patung berhala tetapi ia berlepas diri dari penyembahan berhala. Bahkan ayahnya sering dinasehati kalau perbuatan itu salah karena patung bukanlah tuhan.

Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”

QS Al An’aam 74

Setelah dianugerakan gelar rasul dan disuruh menyampaikan kalimat La illaha ilallah kepada umatnya, ternya banyak sekali yang menentangnya. Bahkan raja memerintahkan untuk mengumpulkan kayu dari seluruh negeri untuk membakarnya.

Tetapi sebelum raja membakarnya ada kisah kecerdasan nabi Ibrahim as yang tertulis dalam Al Qur’an Al Anbiyaa’ 52 – 71

Di wilayah kaum kafir menyembah banyak berhala, sampai-sampai setiap sudut mata melihat semua di isi berhala. Nabi Ibrahim as berdakwah di sana tetapi ia diacuhkan bahkan diancam dibakar jika meneruskan dakwahnya. Dan orang-orang kafir masih saja menyembah berhala dan memohon kepada patung itu.

Tetapi kecerdasan nabi Ibrahim as untuk mengalahkan argumen mereka di luar akal ku sendiri. Kalau aku di posisinya aku tak punya pikiran seperti itu.

Ketika gelap menyeliputi langit dan cahaya bintang mulai bertebaran diangkasa, diam-diam nabi Ibrahim as menghancurkan patung-patung berhala itu dan disisakan 1 patung berhala yang paling besar dan dikalungkan kapak dileher berhala itu.

Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.

QS Al Anbiyaa’ 58

Keesokan paginya kaum kafir terkejut melihat tuhan-tuhan mereka hancur berantakan.

Mereka berkata: “Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim.”

QS Al Anbiyaa’ 59

Mereka penasaran siapa yang berani menyulut api peperangan. Mereka pun menuduh, menangkap dan mengintrogasi nabi Ibrahim sebagai pelaku utamanya.

Mereka berkata: “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim .”

Mereka berkata: “(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan.”

Mereka bertanya: “Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?”

QS Al Anbiyaa’ 60 – 62

Mendengar tuduhan itu, ia mengelak dan menuduh patung besar itu yang menghancurkan tuhan-tuhan mu karena dia yang membawa kapak.

Ibrahim menjawab: “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara.”

QS Al Anbiyaa’ 63

Hahaha mak jleb, cerdaskan? Kalau aku melihat kejadian itu pasti tertawa terbahak-bahak. Kalau aku diposisi orang kafir pasti aku akan bertobat, karena bagaimana mungkin patung berhala bisa menghancurkan patung lainnya.

Kembali ke kisah nabi Ibrahim, beberapa kaum kafir pun bertobat setelah mendengar pertanyaan nabi Ibrahim as seperti itu.

Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata: “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)”,

kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): “Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara.”

QS Al Anbiyaa’ 64 – 65

Mendengar kaum kafir tahu kalau berhala itu tidak bisa bicara, nabi Ibrahim melanjutkan pertanyaanya.

Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?”

Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?

QS Al Anbiyaa’ 66 – 67

Tetapi masih aja ada pihak dalam kekafiran setelah ditunjukan akal dan logika tentang ketidakberdayaan berhala-berhala itu dan memerintahkan untuk membakarnya.

Mereka berkata: “Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak.”

QS Al Anbiyaa’ 68

Walaupun dikumpulan semua kayu di wilayah kaum kafir itu sebagai bahan bakar untuk membakar nabi Ibrahim as. Tetapi mereka lupa yang menciptakan Api adalah Allah swt, akhirnya nabi Ibrahim as diselamatkan oleh Allah swt.

Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”,

QS Al Anbiyaa’ 69

Wallahu A’lam

Black Campign, Tuduhan Tanpa Dasar Kepada Ku dan Sikap

Sekapur sirih, artikel ini dapat membuat telinga panas, mata terbelalak dan serangan jantung lainnya.

SEBUAH ARTI YANG BERDASAR

Sebelum kita memulai lebih lanjut tentang black campaign ada baiknya kita mencari tahu apa itu black campaign dalam arti bahasa Indonesia.

Kali ini saya merujuk pada website glosarium.org yang mengartikan black campaign atau kampanye hitam menurut pengertian bahasa Indonesia adalah “Kampanye untuk menjatuhkan lawan politik melalui isu-isu yang tidak berdasar. Metode yang digunakan biasanya desas-desus dari mulut ke mulut dan sekarang ini telah memanfaatkan kecanggihan teknologi, multimedia dan media massa.”.

Dari pengertian kampanye hitam bahasa Indonesia di atas, perlu digaris bawahi adalah menjatuhkan lawan politik melalui isu-isu yang tidak berdasar. Tetapi kalau menjatuhkan lawan politik dengan sesuatu yang berdasar tidak disebut kampanye hitamkan?

GOLONGAN MU YANG BERBUAT, GOLONGAN MU PULA YANG MENUDUH

Beberapa hari ini saya dituduh melakukan kampanye hitam di Facebook lewat status-status saya. Terutama status tentang Jokowi, langsung diserbu pendukung-pendukungnya padahal saya mengambil data dari kalangan mereka sendiri. Mereka (pendukung jokowi) yang berucap, pendukung Jokowi pula yang mengatakan kampanye hitam. Loh kok?

Contohnya?

Seperti status share saya dari fanpage SDL jika Jokowi di dukung syiah internasional, pendukung Jokowi langsung mengatakan ini kampanye hitam. Lho kok? Dari sudut mana itu bisa disebut kampanye hitam? Jelaskan pada ku.

Di akhir paragraf memang ada opini pribadi dari SDL tapi tidak merujuk ke Jokowi tapi ke Syiahnya. Bagi orang Islam yang tahu akidah Syiah dan sejarah burunya, tak perlu kampanye hitam sudah jelas kalau mereka buruk, kafir tapi mengaku Islam. Desas desus kalau mereka menghalal kawin kontrak, mengkafirkan sahabat rasulullah dan memfitnah istri rasulullah bukan sebuah isu lagi tapi fakta.

Selain itu dalam artikel itu Emilia Renita adalah pendukung Jokowi yang mengatakan jika “Kami sudah dapat restu dari para ulama Syiah internasional untuk dukung Jokowi,” terus saya menshare berita itu pendukung Jokowi mengatakan itu “kampanye hitam”.

Nyang buat berita bersumber dari pendukung Jokowi, terus sama pendukung Jokowi dikatakan itu kampanye hitam berarti sama saja pendukung Jokowi yang melakukan kampanye hitam.

Apa karena sumbernya dari website beragama islam terus mereka tuduh kampanye hitam. Padahal banyak lho berita itu dipublikasikan oleh kantor berita swasta nasional, seperti inilah dan koranmetro.

Jika kalian tuduh ini berita kampanye hitam, tanya sama Emilia Renita yang mengatakan kalau Jokowi didukung syiah internasional atau tidak. Dengan begitu biar jelas, siapa yang berkampanye hitam sebelum menuduh orang berkampanye hitam.

Bagaimana dengan Metro TV yang mencoba menjatuhkan Prabowo dengan berita beritanya tentang kerusuhan 1998 yang sampai sekarang belum ada persidangan bahwa Prabowo bersalah. Tetapi Metro TV menyentil lewat berita-berita bahwa dalang semua itu adalah prabowo. Walaupun berita itu bersifat implisit dan bahkan terkadang eksplisit juga. Bisa disebut kampanye hitamkan?

Bagaimana dengan TV One walaupun desas desusnya menjatuhkan Jokowi mereka juga melakukan kampanye hitamkan? Kenapa aku sebut desas desus, karena chanel TV One tidak ada di rumah ku.

Apa hanya karena kantor berita besar bisa menjadi sumber berita yang valid, terus share facebook dianggap sebuah kampanye hitam.

SAYA MEMIHAK PRABOWO?

Saya katakan tidak mendukung Prabowo maupun Jokowi, karena mereka berdua sama-sama buruknya. Walaupun artikel ini cenderung menyerang pendukung Jokowi bukan berarti saya mendukung Prabowo. Prabowo yang haus jabatan tidak mencermikan sikap kriteria yang diajarkan rasulullah, sedangkan Jokowi bergandengan dengan musuh-musuh Islam.

Bagaimana bisa aku memberikan hak kepemimpinan kepada mereka yang sama sama buruk, padahal ketika kita mati kita dimintai pertanggungjawaban kelakuan kita oleh Allah swt.

Sikap saya dalam berpolitik tetap Golput, seperti halnya pemilu-pemilu sebelumnya. Jika orang mengatakan suara golput tidak dihitung, berarti memang benar demokrasi tidak bisa menampung suara rakyat. Walaupun angka golput pemilu 24,89% melebihi jumlah partai PDI-P tetapi demokrasi tidak bisa menampung suara putih itu.

HILANGNYA PENGARUH MEDIA

Perlu anda ketahui saya sudah tidak percaya sama kantor berita indonesia ketika kasus PSSI vs KPSI dimana ANTV membuat berita ngawur, cenderung fitnah dan berpihak kepada kawannya (KPSI). Dengan akhirnya cerita kembalinya KPSI ke wilayah PSSI dan jadilah PSSI yang sekarang.

Sejak saat itu sepertinya saya bisa menganalisa mana berita fitnah, pencitraan dan propaganda. Ketidaknetralan media terungkap dengan perilaku mereka sendiri.

Perilaku mereka terungkap oleh kelakuan mereka sendiri seperti MNC Group dengan HT, seperti TV One dengan ILC, Metro dengan berita-beritanya dan TransTV dengan anak singkongnya. Hampir semua berita nasional isinya propaganda, membuat aku menjauh dari telivisi dan mencari sumber lainnya.

Saya mencoba mengambil sumber dari Kaskus lewat BPLN tetapi ternyata tak jauh beda dengan televisi, banyak panasbung dan panastak yang mempunyai pasukan yang banyak sehingga menguasai forum BPLN akhirnya berita-berita buruk lawan politik menjadi konsumsi utama. Timbulnya pertikaian antara panasbung dan panastak semakin membuat kondisi BPLN tidak kondusif, akhirnya aku putuskan tidak mengambil sumber dari situ.

Dari situlah aku stop membaca berita, lebih baik tidak tau dari pada otak terkontaminasi berita fitnah, propaganda dan pencitraan.

PILIHAN BERITA DAN SIKAP

Akhirnya saya mengambil berita diluar kantor berita umum, tetapi saya suka mengambil berita dari pelakunya. Salah satu berita dari pelakunya adalah berita tentang jihad. Sedikitnya pengetahuan tentang jihad di Syria membuat ku penasaran apa yang terjadi dengan saudara ku di sana, sehingga terkuaklah keburukan-keburukan Syiah.

Sekarang aku fokus berita-berita agama Islam, Jihad, Syiah, Perang dan hal hal dunia yang aku sukai yaitu Forex, Game, Komik dan Anime. Semua itu bisa anda lihat di status-status ku.

Ranah politik Indonesia aku tidak peduli tetapi karena sudah ada gerakan Syiah di negeri ini untuk ikut berpolitik, wajar jika terklik share tentang Jokowi yang didukung Syiah internasional. Karena awal pertikaian di Syria adalah konflik Syiah vs Islam, dengan begitu jika ada kelompok yang bekerja sama dengan syiah di negeri ini itu berarti sama saja menyiapkan pertumpahan darah di negeri ini.

Mau Jokowi kek, mau Prabowo kek pokoknya siapa yang bekerjasama dengan Syiah dan menempatkan mereka di roda pemerintahan, itu berarti memetik api jihad di negeri ini.

Wallahu A’alam