Bahayanya Media Informasi Propaganda

Wahai orang-orang yang Beriman, apabila datang seorang fasiq dengan membawa suatu informasi maka periksalah dengan teliti agar kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum karena suatu kebodohan, sehingga kalian menyesali perbuatan yang telah kalian lakukan Al-Hujurat : 6

Seperti itulah arti dari surah Al Hujurat ayat 6, Allah swt telah memperingatkan kepada setiap umat islam untuk berhati-hati menerima sebuah berita agar kita tidak menyesali apa yang akibat apa yang telah kita perbuat nanti. Entah itu akibat yang kita dapat kelak di dunia maupun di akherat untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kita di hadapan Allah swt.

***

Di era informasi seperti sekarang ini, kita begitu mudah mendapatkan informasi seperti kita menghirup udara, seperti candu kita sangat membutuhkannya. Informasi-informasi itu sangat mudah kita dapat melalui media televisi, internet, koran, radio dan bahkan dari mulut ke mulut. Begitu banyaknya manusia yang membutuhkan informasi menjadikan sebuah ladang bisnis baru, dengan menjual informasi beberapa pihak bisa mendapatkan keuntungan meterial seperti televisi dan koran.

Tetapi dalam perkembangannya, informasi seperti padang tajam yang siap menusuk siapa yang dia inginkan serta dapat membunuh tanpa harus menusuk korban. Istilah kerennya, propaganda.

Informasi bisa menjadi senjata propaganda untuk menghasut seseorang untuk menyukai atau membenci sesuatu hal. Informasi dapat diplintir sehingga penerima informasi tidak tahu kalau informasi itu telah diberi bumbu picisan.

***

Kalau anda pernah melihat film anak Spongebob Squarepant epidose The Krabby Kronicle, jika pernah pasti anda akan mengerti bagaimana informasi bisa menjadi petaka seseorang.

Tuan Krab yang ingin mendapatkan uang banyak, menyuruh Spongebob untuk membuat koran. Cetakan pertama koran tuan Krab tidak laku karena cerita Spongebob mencari berita sesuai yang ia lihat. Tuan Krab marah dan memerintahkan Spongebob untuk membuat berita dengan bumbu-bumbu picisan (kebohongan). Alhasil tuan Krab pun kaya raya karena koran dia terjual abis.

Hal buruk pun terjadi, hampir setiap penduduk Bikini Bottom menjadi korban berita bohong si Spongebob dan mereka mendapatkan kerugian yang banyak dikehidupannya.

Apa yang kita dapat dari cerita si Spongebob tadi adalah informasi salah dapat membuat orang lain menderita. Bahkan kekuatan media dapat dapat menggerakan seluruh penduduk kota untuk menyerang pabrik percetakan tuan Krab, gara-gara berita bohong si Spongebob.

Mungkin cerita Spongebob tadi hanya fiksi belaka, tetapi apa yang kita lihat sekarang ini di telivisi dan media informasi lainnya, kita seperti domba yang siap diadu untuk kepentingan beberapa pihak. Persis seperti cerita Spongebob tadi, pemirsa diadu domba, pemilik media kaya raya.

Masih ingat dibenak saya kasus tentang eyang subur, setiap hari melihat pertengkaran antara Adi Bing Slamet dengan pihak subur. Setiap kubu mengeklaim apa yang dituduhkan kepada mereka salah. Tetapi anehnya, masyarakat begitu doyang berita itu walaupun ada beberapa pihak yang muak.

Akhir-akhir ini media televisi di Indonesia mulai mengeluarkan tajinya untuk melawan pihak-pihak yang berseberangan. Salah satu contoh kasus Miss World, acara pamer kecantikan tubuh berkedok menguji kepintaran wanita. Acara yang bertentangan dengan nilai-nilai agama islam dan budaya timur ini mau akan diadakan pertama kalinya di Indonesia.

Banyaknya pihak dan kerasnya umat islam menolak acara ini, membuat pihak pemilik acara itu membuat opini kalau Miss World itu tidak bertentangan dengan islam. Lihatlah salah satu video berita ini Pesantren Dukung Miss World 2013 di Indonesia, mereka bergerak kepesantren untuk membuat opini kalau Miss World tidak bertentangan dengan syariat islam. Padahal acara ini jelas bertentangan dengan isi Al Qur’an pada surat An Nur : 31 dan Al Ahzab : 59.

Bagaimana jika berita di atas tadi diterima oleh umat islam yang lemah imannya dan belum tau apa-apa, mereka bisa jadi mengiyakan isi berita tadi karena ada testimoni seorang kyai. Bisa-bisa mereka menganggap Miss World di Indonesia telah sesuai dengan syariah. Wah bisa gawat.

Capek besok lanjut lagi ya

Sumber :
[1] Selektif Menerima Informasi (Tafsir surat al-Hujurat ayat 6)

Advertisements

0 Responses to “Bahayanya Media Informasi Propaganda”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s