Metode Line of Code


Line of Code (LOC) adalah suatu teknik pengukuran besar software dengan cara menghitung jumlah baris kode program yang ada. Metode LOC salah satu metode tradisional yang paling mudah dalam mengukur kualitas sebuah software, Walaupun mudah metode LOC cukup rumit bila dipelajari.

Dengan menghitung jumlah baris dari source code, metode Line of Code ini tidak efektif untuk mengukur kualitas software. Karena metode Line of Code membaca jumlah keseluruhan baris, tanpa bisa membedakan mana fungsi logika, komentar programer dan garis kosong.

Kekurangan metode Line of Code yang paling fatal adalah :

  1. Relatif terhadap bahasa pemprograman dan gaya pengkodean programer.
  2. Line of Code tidak bisa ditentukan sebelum proyek pengembangan menyelesaikan tahapan implementasi (pengkodean).

Dengan berkembangnya bahasa pemprograman Object-Oriented, dimana membuat suatu program yang terdiri dari berbagai object yang saling berinteraksi metode Line of Code jelas sulit untuk diterapkan.

Metode Line of Code dibagi beberapa cara, yaitu :

  1. Physical lines
  2. Physical lines of code
  3. Logical lines
  4. Logical lines of code
  5. Statements

Demikian artikel Line of Code, maaf bila terlalu pendek dan belum bisa menjelaskan tentang 5 metode Line of Code. Inyallah artike berikutnya saya dapat menjelaskan 5 metode Line of Code.

Referensi :
[1] Lines of code metrics (LOC)
[2] Konsep Object Oriented

Advertisements

0 Responses to “Metode Line of Code”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s