Bagaimana Meningkatkan Kualitas Bisnis Air Mineral dan Gas?

Punya usaha sendiri merupakan idaman setiap orang, tapi tak banyak orang yang mau bersungguh-sungguh mewujudkannya karena beratnya mewujudkan impian itu. Tapi benarkah seperti itu?

Salah satu bisnis yang menjanjikan saat ini adalah bisnis air mineral dan gas, dimana air mineral dan gas sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Masyarakat sudah tidak lagi menggunakan air PDAM sebagai air minum karena banyak mengandung klorin, zat yang dibutuhkan untuk menjernihkan air.

Lihatlah ke keluarga kita sendiri, seberapa sering ibu atau istri beli gas dan air mineral? Setiap minggu mereka minimal membeli 1 air mineral dan 1 gas 3 Kg. Tentu keluarga yang lain membutuhkannya juga, bahkan tingkat konsumsinya bisa lebih besar.

Bukankah itu peluang bisnis yang nyata?

Belum lagi masalah persediaan barang yang tidak menentu dan harga yang tidak stabil, terutama gas 3 Kg. Jika kita mampu menjawab kebutuhan pelanggan itu, tentu mereka akan menjadi konsumen yang loyal kepada kita.

Sebagai contoh toko A harga gas 3 Kg 20.000 (mahal), toko B harga gas 3 Kg 18500 (murah) tapi persediaan tidak menentu. Maka kita bisa ambil peluang menjawab kebutuhan pelanggan dengan menjual gas 3 Kg dengan harga murah dan persediaan barang selalu ada.

Untuk menambah nilai plus toko kita, bisa antar dan pasang gas. Tentu servis ini sangat memanjakan para pelanggan. Karena tidak semua pelanggan bisa pasang gas, bahkan ada yang takut pasang gas.

Mendengarkan keluh kesah pelanggan

Dari pengalaman saya berjualan gas dan air mineral, pelanggan sering mengeluh terhadap persediaan gas 3 Kg dan harga yang tidak stabil.

Alhamdulillah keluhan pelanggan aku jawab dengan memberikan persediaan gas 3 Kg dan harga yang stabil.

Ketika dari agen gas 3 Kg langka, saya mau membayar harga gas 3 Kg dengan harga tinggi agar persediaan gas selalu ada. Walaupun itu berarti keuntungan sedikit, tetapi demi memenuhi kebutuhan pelanggan saya siap dengan resiko itu.

Bagaimana dengan air mineral Aqua, harga Aqua cenderung stabil dikisaran 15.000. Tetapi apa yang selalu dikeluhkan oleh pelanggan? Benar, 19 liter air dalam satu galon benar-benar berat, terutama untuk untuk ibu rumah tangga. Untuk menjawab itu, saya memberikan servis mengantarkan dan memasangkan Aqua galon kepada pelanggan.

Cukup dengan telepon atau SMS pelanggan membeli air mineral tanpa mengeluarkan peluh untuk mengangkatnya.

Bagiamana jika pelanggan pesan air mineral saat malam hari, ketika toko tutup? Jika anda mampu mengantarkan pesanan itu, itu adalah servis yang luar biasa. Hal itu akan membuat pelanggan loyal terhadap anda.

Apa yang lebih baik dari pelanggan yang loyal?

Cerita telur ayam kampung

Memberikan bonus kepada pelanggan merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas bisnis kita, tak perlu muluk-muluk memberikan bonus seperti jalan-jalan ke Bali. Tapi memberikan bantuan air mineral gelas gratis kepada pelanggan saat acara arisan sudah cukup.

Biasanya kita kulakan air mineral 10 dapat bonus 1 dari sales, itu bisa diberikan kepada pelanggan. Tak perlu mengeluarkan modal besarkan?

Saya cerita sedikit pengalaman saya, waktu 1 bulan memulai usaha, saya masih kesulitan mendapatkan pelanggan karena banyak yang belum tahu. Ketika saya mendapatkan pelanggan, dan pelanggan membeli produk ku untuk kedua kalinya, mereka aku kasih bonus telur ayam kampung.

Kebetulan dulu bisnis ternak ayam kampung, tapi ditawar murah dagingnya dan tidak jadi aku jual, eh alhamdulillah produksi telur ayam kampung melimpah. Iseng-iseng telur ayam kampung aku kasih ke pelanggan.

Apa yang aku dapatkan setelah itu? Pelanggan mulai bercerita kepada temannya, jika beli Aqua di toko ku dapat telur ayam kampung. Dengan begitu tanpa perlu promosi aku mendapatkan pelanggan baru.

Tapi tahukah apa yang menarik dari hal itu? Justru banyak pelanggan minta aku menjual telur ayam kampung. Kini selain menjual air mineral dan gas, aku juga menjual telur ayam kampung.

Terus berkembang

Ada pepatah bagus, “berawal dari ide kecil, kerjakan dan biarkan berkembang”. Begitulah bisnis yang baik, berawal dari ide, kerjakan dan biarkan berkembang. Kalau kita sudah mengerjakan bisnis kita, langkah selajutnya adalah kembangkan.

Banyak pebisnis pemula lupa memprioritaskan untuk mengembangkan usaha dan lebih memilih menuruti gaya hidup, hingga akhirnya mereka lupa dan tertinggal oleh saingannya.

Hal yang paling sederhana dalam mengembangkan bisnis adalah memperbanyak produk yang kita jual. Lantas bagaimana produk baru kita langsung laku? Gampang, selalu dengarkan permintaan pelanggan.

Contoh, awalnya saya hanya berjualan gas 3 Kg, tapi ternyata ada keluarga yang tidak menggunakannya.

Pernah saya dimintai pelanggan untuk menyediakan Bluegaz, saran itu aku tampung, step by step saya mulai merencanakan untuk menjual itu. Saya mulai mencari tahu tentang Bluegaz, dari harga, cara pemasangan, modal dan yang terpenting dimana kulakannya.

Alhamdulillah setelah 2 bulan riset, akhirnya aku menjual Bluegaz, bahkan menjadi agen Bluegaz. Kini aku bisa menyediakan permintaan Bluegaz untuk ketiga pelanggan ku.

Bagaimana sederhana bukan untuk meningkatkan kualitas bisnis kita? Hal-hal kecil dapat meningkatkan kualitas bisnis kita, tergantung bagaimana kita peka dan mau melakukannya atau tidak?

Asiknya Membaca Buku di Perpustakaan Madiun

IMG_20151215_142831

Siang ini, di tengah teriknya sinar Matahari kota Madiun, saya ngebet ingin ke Perpustakaan Madiun untuk mencari buku tentang ternak ayam kampung. Kebetulan saya lagi fokus ternak ayam kampung dan membutuhkan informasi yang lengkap soal cara ternak ayam kampung. Karena harga buku semakin mahal, bisa mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu, lebih baik datang ke Perpustakaan Madiun untuk membaca koleksi buku di sana.

Tak jauh dari tempat tinggal ku, sekitar kurang lebih 2 km jaraknya. Saya bersama adik keponakan bergegas mengendarai motor menuju Perpustakaan. Perpustakaan Madiun berlokasi di jalan Agus Salim, menggunakan bangunan bekas SMA 6 yang sekarang telah pindah di bekas SMA 3.

Bangunan bekas sekolahan itu disulap oleh pemerintah daerah menjadi perpustakaan umum yang luas. Dibandingkan lokasi Perpustakaan Madiun yang lama di belakang stadion, lokasi baru ini lebih luas dan nyaman.

Halaman depan Perpustakaan dijadikan tempat parkir motor dan mobil perpustakaan keliling. Sayang tempat parkirnya tak begitu luas, hanya cukup untuk 10 motor. Jika ada pengunjung Perpustakaan naik mobil pasti kesulitan untuk parkir, karena memang tidak ada tempatnya,. Kalaupun ada, jika mobil perpustakaan lagi keluar karena bisa mengambil tempat parkir mobil perpustakaan, itu pun cuma 3 tempat.

Siang hari itu memang jam anak SMP 2 pulang sekolah, dan saya mendapati perpustakaan itu banyak anak-anak SMP yang mengunjungi Perpustakaan. Tidak kaget karena lokasi Perpustakaan Madiun berdekatan dengan sekolah SMP 2 Madiun. Mereka (anak-anak SMP) di sana ada yang membaca, menghabiskan waktu bersama teman, internetan, nunggu orang tua jemput bahkan tidur-tiduran sambil baca di ruang atas. Kebetulan ruang Perpustakaan Madiun ber AC jadi enak buat santai sambil membaca buku.

Sesampainya di Perpustakaan langsung disambut dengan gelaran foto-foto lama tentang sejarah kota Madiun. Hampir setiap dindingnya dipasang foto-foto lama, mulai dari tentara Belanda berbaris, banjir Madiun dan lain-lain. Jika ingin melihat foto Madiun tempoe doloe silahkan mampir ke Perpustakaan Madiun.

Di dalam ruangan perpustakaan hawa dingin langsung menyerang, selain ruangannya yang luas dan atap yang tinggi membuat suasana di dalam berbeda 180 derajat dibandingkan dengan cuaca Madiun yang panas karena badai Elnino. Ditambah dengan ruang yang ber-AC menambah nikmat suasana.

Di dalam langsung disambut dengan petugas Perpustakaan, seperti kantor pemerintahan pada umumnya, jangan harap ada petugas cantik seperti di bank, karena di sini semuanya pria dan tua-tua.

Untuk meminjam buku diwajiban menjadi anggota, tidak dipungut biaya tapi syaratnya harus membawa foto kopi KTP. Sedikit kritik, sebenarnya mendaftar menjadi anggota Perpustakaan tidak usah membawa foto kopi KTP, cukup KTP saja. Karena apa? Setelah saya memberikan foto kopi KTP itu, ternyata hanya untuk menginput data ke komputer dan setelah itu dikembalikan lagi, konyolkan? Iya kalau foto kopian KTP itu dimasukan ke arsip tidak masalah, tapi ini dikembalikan lagi.

Perpustakaan Madiun sudah cukup moderen, kenapa? Karena sudah memberlakukan sistem komputerisasi. Anggota baru daftar mendapatkan kartu anggota Perpustakaan, untuk masuk cukup scan barcode pada kartu anggota langsung masuk tanpa input data lagi. Saran saya lebih baik tidak usah pakai foto kopi KTP lagi deh, karena hanya akan membuat ribet orang yang ingin mendaftar jadi anggota Perputakaan.

Oh ya proses pembuatakan kartu anggota Perpustakaan cepat kok, tidak sampai 15 menit sudah jadi. Sebenarnya 5 menit cukup, karena petugasnya sudah tua dan gaptek jadi lama.

Setelah mendaftar dan mendapatkan kartu anggota, saja menuju ke barisan rak-rak buku, dimana tersusun rapi buku-buku koleksi Perpustakaan Madiun. Setiap buku dikelompokan sesuai dengan kategorinya, ada sastra, pertanian, komputer, sejarah, agama, kesehatan dan lain-lain.

Sayang pengelompokan ini kurang maksimal, saya masih mendapati buku bertema kesehatan di rak buku komputer. Mungkin karena banyak oknum-oknum yang mengembalikan buku bacaanya tidak pada tempatnya lagi. Lebih baik buku yang telah diambil dalam rak, tidak usah dimasukan ke dalam rak lagi, lebih baik ditaruh di meja, biar petugas yang mengembalikannya lagi karena mereka lebih tau tempatnya.

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, saya mencari buku tentang ternak Ayam harus kesulitan karena tidak menemukan rak buku khusus perternakan, malah tidak ada. Setelah saya menelursuri setiap rak, akhirnya saya menemukan buku “Panduan Lengkap Ayam” karya Prof. Iman Rahayu di rak menajemen. Jika saja penatakaan buku lebih rapa lagi mungkin tak butuh waktu lama untuk mendapatkan buku yang dicari.

Saya memberikan nilai plus kepada pihak Perpustakaan karena koleksi bukunya masih bagus walaupun buku lama. Setiap buku diberikan sampul plastik terlihat rapi dan baru, mungkin karena itulah koleksi buku Perpustakaan Madiun terawat dengan baik.

Terdapat meja dan kursi untuk membaca, kursinya empuk, meja-meja kecil memuat 2 orang ditata dengan baik. Tempat terbaik ku adalah di pojok selatan dekat rak sejarah karena paling adem, tepat di bawah AC. Jika tidak suka membaca sambil duduk di depan meja, silakan ke ruang atas. Di ruang atas terdapat ruangan yang cukup lupas dengan berlapiskan karpet yang bisa dipakai untuk membaca sambil tidur-tiduran. Tapi koleksi buku di ruang atas terbatas, tidak seperti di ruang bawah.

Tak usah khawatir soal koneksi Internet, Perpustakaan Madiun menyediakan internet gratis. Boleh membawa laptop ke dalam untuk internetan sepuas mu. Banyak mahasiswa yang membawa laptop untuk menulis, mungkin dia sedang mengerjakan skripsi. Tidak punya laptop? Tak apa, di sana juga tersedia 4 atau 5 komputer yang bisa dipakai untuk internetan. Biasanya anak-anak SMP memanfaatkan internet itu untuk nonton Youtube atau sekedar membuka Facebook.

Bagi pengunjung baru, perhatikanlah tata tertib yang ada di Perpustakaan Madiun karena itu untuk kebaikan setiap kita sendiri. Juga jangan ramai di perpustakaan agar tidak mengganggu orang lain yang sedang membaca. Pastikan buku yang anda pinjam di rawat dan dikembalikan, itu sudah hak dan kewajiban mu. Jadilah orang beradab di Perpustakaan demi menjaga Perpustakaan Madiun tetap eksis, akan merugi kita jika Perpustakaan yang telah dibangun ini hilang. Seperti yang kita ketahui di Indonesia, orang minat membaca sedikit dan Perpustakaan juga kurang lengkap jadi harap dijaga Perpustakaan satu-satunya di kota Madiun ini.

Oh ya dibandingkan dengan Perpustakaan Malang dan UMM, Perpustakaan Madiun kalah jauh, semoga Pemerintah Madiun memberikan perhatian lebih terhadap Perpustakaan Madiun sehingga bisa menjadi perpustakaan terbesar di Indonesia. Aamiin.

Benarkah Demokrasi bisa menghancurkan Islamic State

Dalam sebuah halaman media online berbahasa Inggris terkemuka di Indonesia mempublish artikel opini pembaca. Dalam artikel itu, penulis mencoba menjelaskan bagaimana mengalahkan IS (Islamic State) atau yang lebih dikenal dengan ISIS (walaupun ISIS udah bubar 2013 lalu).

Dalam paragraf pertama penulis mengutuk aksi yang dilakukan oleh IS terhadap Prancis yang berhasil membunuh 200 orang dalam 1 aksi serangan. Walaupun begitu apa yang dilakuk oleh IS terhadap Peracis adalah hukum sebab akibat. Dari yang saya baca di Twitter, pendukung IS mengatakan aksi itu merupakan aksi balasan karena Perancis ikut terlibat dalam pasukan koalisi Amerika dalam membombardir wilayah yang dikuasai.

Dampak yang paling nyata dalam serangan pasukan koalisi adalah banyak warga sipil, terutama di wilayah IS, tewas dengan mengenaskan. Tubuh mereka terbakar, terkoyak, hancur dan remuk tertimbun reruntuhan bangunan. Dan aksi yang dilakukan oleh pasukan koalisi sudah dimulai sejak 1 tahun yang lalu dan sampai sekarang masih berlanjut. Pantas saja jika IS melakukan aksi balasan dengan menyusupkan tentara mereka untuk membalas aksi yang dilakukan oleh Prancis.

Dalam sebuah video berjudul “Di Balik Tangis” berdurasi 7 menit, entah rilisan resmi dari IS atau bukan, terdapat penjelasan-penjelasan kenapa Prancis menjadi target utama. Berikut ini screenshot yang saya dapatkan dari video itu.

vlcsnap-2015-11-24-09h34m54s121

vlcsnap-2015-11-24-09h35m23s022

vlcsnap-2015-11-24-09h37m12s229

vlcsnap-2015-11-24-09h37m31s232

vlcsnap-2015-11-24-09h37m39s262

vlcsnap-2015-11-24-09h35m45s725

vlcsnap-2015-11-24-09h36m00s440

vlcsnap-2015-11-24-09h36m12s385

vlcsnap-2015-11-24-09h36m55s017

vlcsnap-2015-11-24-09h38m05s993

vlcsnap-2015-11-24-09h39m03s010

Kembali ke tulisan opini, dalam paragraf dua, penulis mempertanyakan jika Bashar al-Assad mundur dari jabatan presiden semua akan selesai. Dan menjelaskan bahwa rakyat Suriah menginginkan demokrasi dengan berdemo ketika terjadi Arab Spring dan menuntut mundur presiden Bashar al-Assad.

Paragraf tiga dan empat mengatakan jika Turki dan negara-negara timur tengah mempersenjatai pasukan pemberontak untuk melawan pemerintah Suriah. Dia memang benar, beberapa negara arab mempersenjatai pasukan pemberontak untuk melawan pemerintah Suriah dan melawan IS. Salah satu pemberontak terkenal dan didanai oleh negara timur tengah adalah Islamic Front yang menguasai provinsi Idlib.

Penulis menambahkan Turki bukan negara demokrasi karena menekan media dan memperlakukan Kurdi sebagai musuh. Padahal sebelum perang Suriah pecah di tahun 2011 Turki sering kali berperang melawan milisi-milisi Kurdi (PKK) yang menginginkan mendirikan negara yang berideologikan komunis. Selain itu PKK sering membuat keributan di wilayah Turki, sehingga fokus utama mereka adalah mengalahkan musuh lama agar tidak membuat onar di wilayah Turki.

Dalam paragraf lima penulis mengutip pernyataan Tony Blair jika perang Iraq membantu menciptakan Islamic State. Kedatangan Amerika menginvasi Iraq setelah Afganistan atas dasar mempunyai senjata pemusnah masalah merupakan titik awal terbentuknya kelompok jihad pimpinan Abu Musab al-Zarqawi yang merupakan cikal bakal ISI (Islamic State of Iraq) dan sekarang menjadi IS.

Selanjutnya dalam tidak keyakinananya penulis mengatakan jika kemungkinan negara-negara timur tengah memberikan pasokan senjata ke pemberontak juga memberikan senjata ke IS. Itu sedikit benar, yang jelas IS mendapatkan senjata dari harta rampasan perang melawan musuh-musuhnya. Selain itu senjata dari pemberontak sering kali dijual kembali ke IS, oleh karena itu IS sering bilang jika pasukan pemberontak adalah recommended seller.

Menyembuhkan Sakit Telinga seperti Tertusuk-tusuk

telinga

1 bulan yang lalu tiba-tiba telinga ku sakit, entah karena apa, tapi lambat laun pendengaran mulai berkurang seperti ada air di dalam telinga sebelah kiri. Padahal telinga ku tidak kemasukan air, ini sangat aneh.

Semasa kuliah, awal-awal masuk kuliah aku pernah mengalami sakit telinga berbeda dengan sekarang. Waktu itu ketika tidur siang tiba-tiba telinga ku mendengar suara genderang perang. Dung dung dung, keras sekali dan tiba-tiba rasa sakit menusuk muncul, sontak aku berpikir ada sesuatu yang tak beres di telinga ku, seperti ada sesuatu berjalan di gendang telinga.

Takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, aku bergegas ke Puskesmas terdekat dan mendapatkan perawatan. Ternyata ada semut hitam di telinga ku dan berhasil dikeluarkan.

Tapi sakit telinga ini berbeda dengan kasus dahalu, ada sesuatu yang tak beres.

Awal dan dokter THT pemarah

Saat itu seperti biasanya aku membersihkan telinga dengan cotton bad, berharap telinga bersih dari kotoran. Aku menikmati setiap kali cotton bad masuk ke telinga seperti digelitik. Tiba-tiba, deb telinga kiri ku pendengarannya langsung berkurang.

Aku pikir ini bukan masalah mungkin besok sembuh, eh ternyata esoknya malah tambah parah, pendengaran menurun drastis dan sakit seperti ditusuk-tusuk.

Atas saran ibu, aku disuruh periksa ke dokter THT di Madiun. Jam 7 pagi aku bergegas ke dokter THT di jalan Diponegoro. Tidak seperti dokter umum, dokter THT sepi dari pasien jadi ku tak perlu menunggu lama untuk periksa telinga ku.

Setelah masuk aku ditanyai apa keluhan ku, aku jawab “Pendengaran telinga kiri kurang terdengar”. Setelah itu aku disuruh ke kursi pemeriksaan untuk diperiksa. Dan dokter itu melakukan uji pendengaran (entah apa namanya), alat seperti garpu dipukul terus berbunyi ting dan terdengar suara getarannya.

Uji coba pertama terdengar dengan jelas, diujian ke dua tidak terdengar jelas. Eh tiba-tiba dokter marah karena jawabannya ku berbeda dengan sebelumnya. Mungkin kurang puas dengan jawaban ku dokter itu malah menyuruh ibu ku untuk menanyaiku. Lho dokternya siapa? Apa kau hendak melecehkan ku? Aku benar-benar menjawab dengan jujur malah dibentak-bentak.

Ini bukan pertama kalinya ku dimarahi oleh dokter itu, dulu waktu tenggorakan ku ketulangan, aku memeriksakannya juga dimarah-marahi.

Cih makin jengkel aku dengan dokter ini, cukup ini saja aku periksa ke tempat mu. Gak bakalan aku ke sini lagi, sudah bayarnya mahal, kerjanya gak jelas. Kamu dokter atau dokter gadungan?

Ganti dokter THT

Setelah periksa ke dokter pemarah itu, aku pergi ke Surabaya untuk menjalankan usaha jual beli beras. Kira-kira selama 2 minggu, pendengaran samar-samar.

Sepulangnya dari Surabaya, aku membersihkan telinga ku lagi dan lagi-lagi terdengar suara deb dan telinga kiri ku tidak bisa mendengar suara lagi. Aku pun ketakutan berharap telinga ku tidak apa-apa, karena yang paling aku khwatirkan adalah aku tidak bisa mendengar suara adzan lagi. Jika sulit mendengar suara adzan pasti kesulitan untuk menentukan waktu kapan sholat.

Karena aku sudah terlalu benci sama dokter THT pemarah itu, akhirnya ku putuskan untuk mencari dokter THT yang lain. Aku mencari informasi dari kawan dan internet, disarankan untuk ke rumah sakti Panti Bagija. Di RS itu terdapat dokter THT, yang lebih penting yang praktek bukan dokter pemarah itu.

Selasa jam 7 pagi aku berangkat ke RS Bagija, setelah mendaftar dan mengantri cukup lama sekitar kurang lebih 1 jam (menyebalkan juga sih), akhirnya aku bisa ketemu dokter THT itu.

Aku mendapati dokter THT-nya seorang wanita, dengan lemah lembut dia bertanya apa keluhan ku. Aku menjawab “Telinga kiri ku tidak bisa mendengar, seperti ada cairannya di dalam yang mengganggu pendengaran ku dan ada rasa sakit seperti ditusuk-tusuk”.

Dokter THT itu langsung memeriksa telinga ku, dengan senter di kepalanya dia melihat apa yang ada di dalam telinga ku. Setelah melihat dalam telinga, dia bertanya “Apa kemarin kemasukan air?”, aku jawab “Tidak (padahal iya)”.

Dia melanjutkan lagi pertanyannya, “Apa kemarin bersih-bersih telinga?”, aku jawab “Iya, pakai cotton bad”. Lantas bu dokter menjawab “Dinding telinga mu merah, seperti radang, tapi alhamdulillah gendang telinga mu tidak apa-apa”. “Radang itu membuat kotoran telinga (kepek) menjadi cair dan menyumbat telinga mu, serta rasa sakit seperti ditusuk-tusuk akibat dari diding telinga mu yang bengkak. Kemungkinan terluka akibat kamu membersihkan telinga pakai cotton bad.”

“Kali ini telinga mu aku bersihkan, kalau sakit jangan bergerak ditahan aja dan bilang.”

Setelah dibersihkan langsung pendengaran ku kembali normal seperti sedia kala, tidak diragukan lagi. Sebelum pulang aku mendapatkan nasehat, mulai nanti dan seterusnya jangan membersihkan telinga menggunakan cotton bad. Apa lagi 2 minggu ini karena diding telinga masih rawan.

Aku mendapatkan 2 resep obat, pil. Awalnya aku minta obat tetes, karena aku pikir yang sakit telinga kok yang diobati masuk ke perut. Dokter itu pun menjelaskan bahwa saya tidak memerlukan obat tetes, justru obat tetes akan memperparah sakit telinga mu.

Komunikasi antar dokter

Saya mencoba membandingkan 2 dokter THT, yang satu pemarah yang satu kalem dan tenang. Dokter THT pemarah malah membuat masalah menjadi lebih masalah, karena komunikasi antara dokter dan pasien tidak terhubung, seperti ada jurang dalam yang memisahkan keduanya. Sehingga membuat pesan yang ingin disampaikan dokter ke pasien terhalang oleh situasi yang tidak nyaman.

Dibandingkan dokter yang THT yang kedua, komunikasi antara dokter dan pasien tercapai sehingga pasien menangkap dengan jelas apa yang dibutuhkan untuk sembuh. Dengan sikap yang ramah dan santun dari dokter, informasi jadi cepat ditangkap dan setiap saran dari dokter diterima oleh pasien dan dilaksanakan.

Sejak kasus itu, saya beranggapan dokter tidak bisa menyembuhkan, justru yang menyembuhkan adalah diri kita sendiri. Karena waktu berobat ke dokter kurang lebih 10 menit, sedangkan 23 jam 50 menit milik kita. Sehingga kita perlu mendengarkan semua saran dari dokter untuk kesembuhan kita. Manfaatkan dokter untuk komunikasi dan bertanya bagaimana cara saya sembuh, apa yang harus saya lakukan dan apa yang tidak boleh saya lakukan.

Dokter pertama hanya memberikan ku resep dan tidak memberitahukan ku apa yang harus dilakukan agar sembuh, tentu saya sebagai pasien bingung, apa dengan meminum obat itu pendengaranku jadi normal? Dan itu tidak ada penjelasan lebih lanjut.

Dokter kedua menjelaskan A-Z sehingga aku paham dan sekarang, alhamdulillah telinga ku kembali normal.🙂

Target 2015

– Berhasil menjual 1.000 sambel pecel dari Online
– Berhasil masuk blibli, lazada dan mataharimall
– Punya toko
– Punya 100 ayam kampung


Blog Stats

  • 82,705 hits